<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pop-Up Book Media Development for Teaching Arabic Reading Skills</article-title>
        <subtitle>Pengembangan Media Buku Pop-Up untuk Mengajar Keterampilan Membaca Bahasa Arab</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-9fc43a4f837ba64e749edf4433b6fd95" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Restu</surname>
            <given-names>Firda Dini</given-names>
          </name>
          <email>firdadini@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-5d1221a025509c61b858fab711f9bd03" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>abidin</surname>
            <given-names>Fityan izza noor</given-names>
          </name>
          <email>fityan_umsida@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-10-25">
          <day>25</day>
          <month>10</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>
        <bold id="bold-783240927cb649c82fcf1af9785fbae2">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-13">Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di era globalisasi[1]. Salah satu tujuan utama pendidikan adalah mengembangkan keterampilan dan kemampuan siswa agar dapat memahami dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara komprehensif[2]. Dalam konteks pembelajaran bahasa Arab, kemampuan membaca atau <italic id="_italic-18">maharah qira’ah</italic> menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai[3]. Keterampilan ini berfungsi sebagai jendela untuk memahami teks-teks berbahasa Arab, baik yang bersifat agama, budaya, maupun sains[4].</p>
      <p id="_paragraph-14">Namun, dalam praktiknya, pembelajaran <italic id="_italic-19">maharah qira’ah</italic> sering kali menghadapi berbagai masalah, terutama di sekolah MA Islamiah Tanggulain kelas XI. Banyak siswa menganggap membaca teks berbahasa Arab sebagai sesuatu yang sulit, membosankan, dan kurang menarik. Hal ini diperparah dengan minimnya media pembelajaran yang kurang mendukung dan kurangnya inovasi dalam metode pengajaran. Akibatnya, motivasi siswa untuk mempelajari bahasa Arab, khususnya dalam keterampilan membaca, cenderung rendah[5].</p>
      <p id="_paragraph-15">Permasalahan ini menuntut guru dan pendidik untuk mencari solusi inovatif yang mampu menarik perhatian siswa serta meningkatkan keterampilan mereka secara efektif. Salah satu alternatif yang dapat diimplementasikan adalah dengan mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Media pembelajaran yang dirancang dengan baik dapat membantu menyederhanakan konsep yang rumit, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa[6].</p>
      <p id="_paragraph-16">Media pembelajaran <italic id="_italic-20">pop-up book</italic> merupakan salah satu inovasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran <italic id="_italic-21">maharah qira’ah</italic>. Buku ini memiliki desain yang menarik karena dilengkapi dengan elemen tiga dimensi yang dapat bergerak ketika halaman dibuka[7]. Karakteristik visual dari <italic id="_italic-22">pop-up book</italic> mampu menarik perhatian siswa, sehingga mereka lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, elemen visual yang interaktif juga dapat membantu siswa memahami materi teks berbahasa Arab secara lebih mendalam[8].</p>
      <p id="_paragraph-17">Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis visual, seperti pop-up book, dapat meningkatkan minat belajar siswa. Media ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Ulfa dan Nasryah (2020) menemukan bahwa penggunaan media pop-up book dapat membantu siswa lebih memahami materi secara visual dan menyenangkan[7]. Fakhrunnisaa (2023) juga menunjukkan bahwa pop-up book sebagai media pembelajaran tiga dimensi efektif dalam meningkatkan daya tarik dan interaksi siswa selama proses pembelajaran[9]. Selain itu, penelitian Muliyah, Wahyuni, dan Arifin (2020) menyatakan bahwa penggunaan pop-up book dalam pembelajaran bahasa Arab berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa[10]. Penelitian oleh Karumpa dan Dahlan (2022) juga menegaskan bahwa media pop-up book efektif dalam membantu siswa memahami isi bacaan, khususnya dalam aspek keterampilan membaca[11].</p>
      <p id="_paragraph-18">Pengembangan media pembelajaran berbasis <italic id="_italic-23">pop-up book</italic> juga sejalan dengan pendekatan pembelajaran modern yang mengedepankan kreativitas dan kebermaknaan. Media ini dirancang dengan memadukan unsur pendidikan, seni, dan teknologi, sehingga dapat menjadi sarana yang efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran. Di samping itu, <italic id="_italic-24">pop-up book</italic> dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan siswa, termasuk siswa kelas XI di MA Islamiah Tanggulangin Sidoarjo yang mempelajari <italic id="_italic-25">maharah qira’ah</italic>[12].</p>
      <p id="_paragraph-19">Pada jenjang MA kelas XI di MA Islamiah Tanggulangin, siswa diharapkan memiliki kemampuan membaca teks berbahasa Arab dengan pemahaman yang baik. Kurikulum pembelajaran bahasa Arab pada tingkat ini menuntut siswa untuk mampu memahami teks narasi, deskriptif, dan argumentatif[13]. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan[14].</p>
      <p id="_paragraph-20">Meskipun media pop-up book telah banyak digunakan dalam penelitian sebelumnya, umumnya penerapannya masih terbatas pada mata pelajaran selain bahasa Arab, seperti yang dilakukan oleh Ulfa dan Nasryah (2020) dalam pembelajaran tematik di SD, atau Utami, Ermawati, dan kolega (2024) dalam mata pelajaran IPA menggunakan model mind mapping yang dibantu pop-up book, serta Karumpa dan Dahlan (2022) yang meneliti pemahaman isi bacaan siswa secara umum, bukan pada teks berbahasa Arab. Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa pop-up book efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa, namun belum secara spesifik digunakan dalam konteks pembelajaran bahasa Arab, khususnya keterampilan membaca (maharah qira’ah) di tingkat Madrasah Aliyah. Oleh karena itu, penelitian ini menghadirkan inovasi baru dengan mengembangkan media pop-up book sebagai sarana pembelajaran maharah qira’ah yang belum banyak dikaji sebelumnya, sehingga dapat mengisi kesenjangan penelitian yang ada dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di jenjang MA[15].</p>
      <p id="_paragraph-21">Dengan menghadirkan desain yang menarik dan konten yang relevan, siswa akan merasa lebih termotivasi untuk mempelajari bahasa Arab[16]. Motivasi yang meningkat ini diharapkan dapat mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih baik.Pengembangan media <italic id="_italic-26">pop-up book</italic> dapat menjadi alternatif solusi bagi guru dalam mengatasi keterbatasan media pembelajaran konvensional dengan menghadirkan alat bantu yang mampu menjelaskan materi kompleks secara lebih sederhana dan menyenangkan. Media ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa melalui pendekatan yang menarik, interaktif, dan inovatif[11].</p>
      <p id="_paragraph-22">Penting untuk dikaji lebih lanjut bagaimana pengembangan dan penerapan media pembelajaran berbasis pop-up book dapat meningkatkan keterampilan membaca (maharah qira’ah) siswa kelas XI di MA Islamiah Tanggulangin[17]. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pengembangan media pop-up book yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta sejauh mana efektivitas media tersebut dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan membaca teks berbahasa Arab[7].Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book yang menarik, interaktif, dan relevan dengan materi pembelajaran maharah qira’ah, serta untuk mengetahui efektivitas media tersebut dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan membaca siswa di MA Islamiah Tanggulangin.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>
        <bold id="bold-97f2a39cd50eae90442a6d8de5ffc6fc">Metode</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-23">Pada tahap pertama, <bold id="_bold-9">define (pendefinisian</bold>)<bold id="_bold-10">,</bold> peneliti melakukan analisis kebutuhan pembelajaran untuk mengetahui kondisi nyata yang terjadi di lapangan. Analisis dilakukan terhadap kurikulum Bahasa Arab kelas XI, khususnya kompetensi dasar terkait maharah qira’ah. Selain itu, peneliti juga mengkaji karakteristik peserta didik melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru Bahasa Arab di MA Islamiah Tanggulangin. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kesenjangan antara capaian pembelajaran yang diharapkan dengan kemampuan siswa saat ini. Informasi ini sangat penting untuk menentukan arah pengembangan media yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks sekolah[18].</p>
      <p id="_paragraph-24">Penelitian ini menggunakan pendekatan <bold id="_bold-11">Research and Development (R&amp;D)</bold> dengan model <bold id="_bold-12">4D (Four-D Model)</bold> yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Model ini dipilih karena mampu menggambarkan tahapan sistematis dalam mengembangkan suatu produk pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik[19]. Empat tahapan utama dalam model ini meliputi <bold id="_bold-13">Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebarluasan)</bold><bold id="_bold-14">.</bold> Meskipun dalam praktiknya terkadang tahap disseminate tidak dilakukan secara menyeluruh, model ini tetap menjadi rujukan utama karena fleksibilitas dan kejelasan strukturnya[20].</p>
      <p id="_paragraph-25">Tahap berikutnya adalah <bold id="_bold-15">design (perancangan)</bold><bold id="_bold-16">.</bold> Pada tahap ini, peneliti mulai merancang media pembelajaran dalam bentuk <bold id="_bold-17">pop-up book</bold>. Rancangan dimulai dengan menyusun konten materi bacaan dalam bahasa Arab yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Peneliti juga menyusun storyboard dan desain visual tiga dimensi yang akan ditampilkan dalam buku, dengan memperhatikan aspek estetika, edukatif, dan interaktif. Desain ini bertujuan agar media tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan atau isi pembelajaran secara efektif. Rancangan awal ini kemudian dikembangkan menjadi prototipe atau purwarupa pop-up book yang siap diuji kelayakannya[21].</p>
      <p id="_paragraph-26">Tahap ketiga adalah <bold id="_bold-18">develop (pengembangan)</bold><bold id="_bold-19">.</bold> Dalam tahap ini, media yang telah dirancang diuji kelayakannya melalui <bold id="_bold-20">validasi ahli</bold>, yang melibatkan ahli materi yaitu Ustadzah Rizkiyatul Mahmudah, B.Ed., M.Pd. Ahli media yaitu Ustadzah Khizanatul Hikmah, , yang merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo serta guru Bahasa Arab. Validasi dilakukan untuk menilai sejauh mana isi materi sesuai dengan kurikulum, sejauh mana desain visual mendukung pemahaman siswa, serta apakah media tersebut layak untuk digunakan di kelas. Setelah mendapatkan masukan dari para ahli, peneliti melakukan <bold id="_bold-21">revisi awal</bold> terhadap media. Selanjutnya, dilakukan <bold id="_bold-22">uji coba terbatas</bold> <bold id="_bold-23">(limited trial)</bold> kepada sekelompok kecil siswa kelas XI. Uji coba ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap media dari aspek keterbacaan, ketertarikan, kejelasan informasi, dan dampaknya terhadap motivasi belajar serta pemahaman teks. Hasil uji coba ini dianalisis untuk menentukan revisi akhir sebelum media dinyatakan siap digunakan[22].</p>
      <p id="_paragraph-27">Tahap terakhir adalah <bold id="_bold-24">disseminate (penyebarluasan)</bold><bold id="_bold-25">.</bold> Meskipun tahap ini sering kali dilakukan secara terbatas dalam penelitian pengembangan skala kecil, penyebarluasan tetap menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa media yang dikembangkan dapat digunakan oleh pihak lain. Dalam konteks penelitian ini, penyebarluasan dilakukan melalui distribusi media kepada guru Bahasa Arab di sekolah sebagai bahan ajar alternatif, serta dengan menyertakan media dalam laporan penelitian dan forum akademik. Harapannya, media pop-up book yang dikembangkan tidak hanya bermanfaat di lingkungan MA Islamiah Tanggulangin , tetapi juga dapat menjadi referensi bagi sekolah lain yang memiliki tantangan serupa dalam pembelajaran maharah qira’ah<italic id="_italic-27">[20]</italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>
        <bold id="bold-2a0908813556eda222223dbd6585a210">Hasil dan Pembahasan</bold>
      </title>
      <sec id="heading-e73d63513d8816c05096797b9fb6b1f2">
        <title>
          <bold id="bold-3d36b943c17cbb8dfdf134b934123cde">a. Hasil</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-28">Bahan ajar berupa media pembelajaran <bold id="_bold-26">pop-up book</bold> disusun dan dikembangkan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Untuk mengukur kualitas media, dilakukan <bold id="_bold-27">validasi ahli</bold><bold id="_bold-28">, </bold><bold id="_bold-29">uji guru</bold>, serta <bold id="_bold-30">uji coba terbatas</bold>kepada siswa kelas XI MA Islamiah Tanggulangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria <bold id="_bold-31">valid, praktis, dan efektif</bold>.. Selain hasil validasi ahli, penilaian guru, dan respon siswa, peneliti juga mencatat adanya beberapa masukan perbaikan yang diberikan validator. Ahli materi menekankan pentingnya konsistensi penggunaan kosakata agar sesuai dengan konteks kurikulum, sedangkan ahli media menyarankan penyesuaian kontras warna pada beberapa halaman agar keterbacaan teks semakin jelas. Guru bahasa Arab juga menambahkan bahwa media sebaiknya dilengkapi dengan instruksi penggunaan sederhana agar siswa dapat memanfaatkannya secara mandiri. Catatan-catatan tersebut dijadikan dasar untuk revisi minor pada media sebelum digunakan secara lebih luas di kelas. Rincian hasil disajikan sebagai berikut:</p>
        <p id="paragraph-5732847a2956a46c7ef8a79b2180f401">
          <bold id="bold-148341d9234184259f71b5fc4739ecba">1. Validasi Ahli</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-29">Proses validasi melibatkan dua dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), yaitu <bold id="_bold-32">Ustadzah Rizki Yatul Mahmudah, B.Ed., M.Pd.</bold> sebagai <bold id="_bold-33">ahli materi</bold>, dan <bold id="_bold-34">Ustadzah Khizanatul Hikmah, M.Pd.I</bold> sebagai <bold id="_bold-35">ahli media</bold>, serta guru bahasa Arab di MA Islamiah Tanggulangin. Validasi dilakukan dengan instrumen berupa angket berbasis skala Likert yang menilai aspek isi materi, kebahasaan, tampilan visual, kemenarikan, dan keterpaduan dengan tujuan pembelajaran.</p>
        <p id="_paragraph-30">Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi memberikan skor 96 dari 100, ahli media memberikan skor <bold id="_bold-36">100 dari 100</bold>, dan Guru Bahasa Arab memberikan skor <bold id="_bold-37">9</bold><bold id="_bold-38">6 dari 100</bold>, jika ditotal secara keseluruhan menjadi <bold id="_bold-39">9</bold><bold id="_bold-40">7,33% (sangat layak)</bold><bold id="_bold-41">.</bold></p>
        <p id="_paragraph-31">
          <bold id="bold-3b2671b13a36c75c98e3231c35a36762">Perhitungan menggunakan rumus:</bold>
        </p>
        <fig id="figure-panel-07150b64f78b8d44c4c366eaeccb36fa">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-134d0d777060c18df8ebb77963c976ba" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-89fbee586d77e69c0138ac0d515527cb" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="12512-01.png" />
        </fig>
        <table-wrap id="table-figure-f17fe86b4eb24f0cf7d8a18acf0d63c0">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-42">Tabel 1</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-ef178c72d396da18c6bc000d1acf02df" />
          </caption>
          <table id="table-17eca88095321f772b8e68385efb7b70">
            <tbody>
              <tr id="table-row-cb8dee526da72000e9de01a5718051a2">
                <th id="table-cell-620d4ef6766165f4928939c1881745f2">No</th>
                <th id="table-cell-d47e6bc76d4245b195eb90e856a9f1b4">Validator</th>
                <th id="table-cell-98f6214751ba4aa4e53f0f8eded1ff81">Skor</th>
                <th id="table-cell-810e4123435de8ecf1005916f3fea98b">Skor Maksimal</th>
                <th id="table-cell-f104717203e5878c1eed93b564004f0b">Presentase</th>
                <th id="table-cell-219fc1289db96cb808bb49b74d87a6e9">Kategori</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-731dc4045cff04601fe6c2d31b0bfd01">
                <td id="table-cell-0538bd725384756601b6916e2570cf99">1</td>
                <td id="table-cell-eb8d0212d37ae256d39b696a93d5ef83">Ahli Materi</td>
                <td id="table-cell-75a65485d159b1f04c2571e2d2498efb">48</td>
                <td id="table-cell-a326897588a82b3f40f25555c8bb6fdb">50</td>
                <td id="table-cell-fc5aae7bddbf675154870f9378262fe2">96%</td>
                <td id="table-cell-222083101017f7ddbceed59d633ccc0e">Sangat valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-dcf4c01e0baa7aa0542fffc5c4173464">
                <td id="table-cell-d76bf275534cac8fa1e343ce7c6f1dbf">2</td>
                <td id="table-cell-bcb64ca1fa22642df4b2f7b03d6cd6ba">Ahli Media</td>
                <td id="table-cell-dcc366242681bd3513bbfce749ace93f">50</td>
                <td id="table-cell-45a38da9a8f0d2dc2d0a1b9cad4a8ffd">50</td>
                <td id="table-cell-e01dae4d61cb5a8c0f657ca6569c6e59">100%</td>
                <td id="table-cell-51a0b67fe2a942f3b441785f8558e202">Sangat valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2568d4f8263b4bf8b671728ed07a6324">
                <td id="table-cell-ef1ec84ccf3d2f2f36510a239f1de061">3</td>
                <td id="table-cell-b60029bd22627ab1529e45a05985209b">Guru Bahasa Arab</td>
                <td id="table-cell-a82cdaa803e4e1c4548f818143eb2792">48</td>
                <td id="table-cell-68ccfc111337f7954e06247d1bbeaed6">50</td>
                <td id="table-cell-b74748525d28a8f34da00b3e86084a6a">96%</td>
                <td id="table-cell-b8f40bddeac0407904a6bbecf34fbe9e">Sangat valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ab23bb136d96172b963ac463b42e3525">
                <td id="table-cell-5fb5d9cfeb038e20f70b5707b987f618">4</td>
                <td id="table-cell-f06313bd37c1d66bb391b8674591612a">Rata Rata</td>
                <td id="table-cell-6c3c96821a63716ac87d3573f4abd5ae">-</td>
                <td id="table-cell-5e950394cd25c28aa98610017e5c2489" />
                <td id="table-cell-388f31df37479194c4b1661bb4e40e73">97,33%</td>
                <td id="table-cell-e4ba2457669de35f1bd7f2847e5a6e34">Sangat valid</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-35">Berdasarkan hasil di atas, media pop-up book masuk kategori sangat valid, sehingga layak untuk digunakan pada tahap uji coba terbatas.</p>
        <p id="paragraph-3726fada270d67d3978d947d79a5edae">
          <bold id="bold-72115a3fd49030fa0e20ceaad4a633cf">2. Uji Coba Terbatas</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-36">Uji coba terbatas dilakukan kepada siswa kelas XI MA Islamiah Tanggulangin dengan jumlah sampel kecil. Tujuan uji coba adalah untuk menilai aspek <bold id="_bold-49">keterbacaan, kemenarikan, kejelasan informasi, dan dampak media terhadap motivasi belajar</bold><bold id="_bold-50">.</bold></p>
        <p id="_paragraph-37">Hasil angket menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif pada semua aspek. Mereka menilai media pop-up book lebih menarik dibanding buku teks konvensional, membantu pemahaman bacaan Arab melalui ilustrasi tiga dimensi, serta meningkatkan semangat belajar.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-51">Tabel </bold>
              <bold id="_bold-52">2</bold>
            </title>
            <p id="_paragraph-39" />
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c07bcbaabcb8db0d7a05fd566f429353">
                <th id="table-cell-74bede08bbdca85e659ad7b2a24d673e">No</th>
                <th id="table-cell-4658e4effb66e524136c6059093b73c3">Aspek yang dinilai</th>
                <th id="table-cell-ff0b3edcf487acc59d6a57210ff47263">Respon siswa</th>
                <th id="table-cell-158b72f79ae6d6364ada0b15f323aee3">Kategori</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-ccddc592832f5bf06fae835d18281da7">
                <td id="table-cell-bb4ab2d552397b69a221ad3b5946d3e8">1</td>
                <td id="table-cell-73d88831f028d6cf93aa562e132f46b1">Keterbacaan</td>
                <td id="table-cell-b84a4a015503eaccd94f63c29c329c9c">Positif</td>
                <td id="table-cell-e720b1b0e23df8c21c9bc958053e736d">Sangat Praktis</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ffec55b2bd2540b616b13dd59ab778cb">
                <td id="table-cell-d916bb9fd2aa438ee6ba2de04990cb27">2</td>
                <td id="table-cell-c9189c8fab8fc7968533ccad3fde3730">Kemenarikan</td>
                <td id="table-cell-d4ad261d1602a3a29ddfa52f42211dce">Positif</td>
                <td id="table-cell-d7de31c5cdd151c3c57eec24ffd02580">Sangat Praktis</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-59e9a6547237f33a5b28f19d9d7db122">
                <td id="table-cell-01f19b78471b79bd8078c456f6117b44">3</td>
                <td id="table-cell-4df614bb1b690e76572c3e5096a99fef">Kejelasan Informasi</td>
                <td id="table-cell-59a006a16a11b8c37291b575148ffb2c">Positif</td>
                <td id="table-cell-3c27333ba46cb9b65674f5fa00a84c37">Sangat Praktis</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-47cef19a5e5fbf54ee3c2b7bc472973e">
                <td id="table-cell-5b9dc06a086c859b170195cfa89b4adc">4</td>
                <td id="table-cell-fc358de5555ea8d1d8ce839c1e9bc89b">Motivasi Belajar</td>
                <td id="table-cell-3cf246a13694ff3b9d0b293c98349e2e">Positif</td>
                <td id="table-cell-2d3ec4c67bca3925cbb51141099adbd9">Sangat Praktis</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-40">Dengan demikian, media ini dinilai sangat praktis dan mudah digunakan dalam pembelajaran qirā’ah.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-b7cdbe44daa1c6f8fa803a87efd3f43b">
        <title>
          <bold id="bold-57bd7d6f70056bf97dcb4e2e786a8e72">b. Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-41">Hasil validasi ahli, penilaian guru, dan respon siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran pop-up book <bold id="_bold-58">memenuhi tiga aspek utama pengembangan media</bold>, yaitu validitas, kepraktisan, dan efektivitas.</p>
        <p id="paragraph-3b19961abcff77c1d88dbb9438cd8f00">
          <bold id="bold-a9700f11381a2adf98c3832b03a10203">1. Kevalidan</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-68293db8793d34615a2a657abacf820c">Validasi ahli materi 96% , ahli media memperoleh skor <bold id="_bold-62">100%</bold><bold id="_bold-63">,</bold> sedangkan guru memberikan skor <bold id="_bold-64">96%</bold> sehingga rata-rata <bold id="_bold-65">97,33%</bold> dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa isi materi sesuai dengan kompetensi dasar qirā’ah kelas XI, bahasa Arab yang digunakan komunikatif dan sesuai kaidah nahwu-sharaf, serta desain media menarik dan sesuai untuk siswa.</p>
        <p id="paragraph-5d0ae23a302f754c73564b587a366038">Temuan ini sejalan dengan <bold id="_bold-59">Arsyad (2013)</bold> yang menyatakan bahwa media pembelajaran harus mendukung isi materi, serta penelitian <bold id="_bold-60">Afandi et al. (2021</bold>) yang menunjukkan pop-up book layak digunakan dengan skor rata-rata 90% kevalidan.</p>
        <p id="paragraph-a70df346951b95820bfea6b111340bba">
          <bold id="bold-609367cb33b337ffe70b14c3b3fa5379">2. Kepraktisan</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-560a284d5bdbc273fecf37937be9d51d">Uji coba siswa menunjukkan bahwa media pop-up book mendapat respon positif dalam aspek keterbacaan, kemenarikan, dan motivasi. Artinya, media ini praktis digunakan guru dan mudah diterima siswa.</p>
        <p id="paragraph-25e3dd398323c63ecf989f13ac21c2c3">Hasil ini sesuai dengan penelitian <bold id="_bold-61">Wulandari et al. (2020)</bold> yang menegaskan bahwa pop-up book berbasis literasi berimbang sangat praktis digunakan, baik dilihat dari respon siswa maupun guru.</p>
        <p id="paragraph-4d1dc521b127a851a1ef5099a5b1987a">
          <bold id="bold-2949440ae91ee6ae11765565cc5d4240">3. Keefektifan</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-d4de9b405270a7672160852a6bf7fbf4">Secara empiris, penggunaan pop-up book mendorong peningkatan minat siswa terhadap bacaan Arab. Visualisasi tiga dimensi membantu siswa memahami konteks teks dengan lebih baik. Hal ini mendukung teori <bold id="_bold-66">Mayer (2009) tentang multimedia learning</bold>, yang menyatakan bahwa kombinasi teks dan visual dapat memperkuat pemahaman serta memori jangka panjang siswa.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>
        <bold id="bold-d652c50d965f79121d11ca4ee4bd86b4">Simpulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-44">Berdasarkan hasil penelitian, media pop-up book terbukti layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran qirā’ah di MA Islamiah Tanggulangin. Validasi dari ahli materi, ahli media, dan guru bahasa Arab menunjukkan kategori sangat valid, sementara respon siswa pada uji coba terbatas mengindikasikan tingkat kepraktisan yang tinggi. Hal ini menegaskan bahwa pop-up book mampu mengatasi permasalahan keterbatasan media konvensional yang selama ini kurang menarik dan kurang interaktif.</p>
      <p id="_paragraph-45">Selain itu, media ini terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui tampilan visual tiga dimensi yang kreatif dan interaktif. Elemen pop-up membantu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Kemenarikan desain visual serta penyajian materi yang relevan juga mempermudah siswa dalam memahami teks berbahasa Arab yang sebelumnya dianggap sulit dan membosankan.</p>
      <p id="_paragraph-46">Dengan demikian, penggunaan pop-up book tidak hanya memberikan nilai tambah dari sisi estetika dan motivasi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan kognitif siswa dalam membaca teks Arab. Media ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran modern yang menekankan kebermaknaan, kreativitas, dan keterlibatan aktif siswa. Oleh karena itu, pop-up book layak dipertimbangkan sebagai salah satu inovasi strategis dalam pembelajaran bahasa Arab, khususnya keterampilan qirā’ah, serta dapat direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut pada jenjang dan materi lain.</p>
      <p id="paragraph-d7395809973d33e56c6aa75a631e98cb">
        <bold id="bold-74315e784a0d8a815a1bda6f9732feeb">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-47">Penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya penelitian ini. Ucapan terima kasih ditujukan kepada dosen pembimbing yang telah memberikan arahan, masukan, dan motivasi selama proses penelitian berlangsung. Terima kasih juga disampaikan kepada pihak MA Islamiah Tanggulangin, khususnya kepala madrasah, guru bahasa Arab, serta siswa kelas XI yang telah memberikan kesempatan, dukungan, dan partisipasi aktif dalam uji coba media pembelajaran. Tidak lupa penulis menghargai kontribusi para ahli materi dan ahli media yang telah memberikan penilaian dan saran konstruktif sehingga media pop-up book ini dapat dikembangkan dengan lebih baik. Semoga segala bantuan dan dukungan yang diberikan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>