<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Use of Web-Based E-Learning Applications in Arabic Learning at Madrasah Sanawiah, Sidoarjo Regency</article-title>
        <subtitle>Penggunaan Aplikasi E-Learning Berbasis Web dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Sanawiah Kabupaten Sidoarjo</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-4ef84659fcdf921c4d2cf0c1a311edba" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Mathovani</surname>
            <given-names>Shabryna</given-names>
          </name>
          <email>bryna.zr@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-283ddc07f8e0547e774dc19259ee8099" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Septi</surname>
            <given-names>Doni</given-names>
          </name>
          <email>donisepti79@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-09-26">
          <day>26</day>
          <month>09</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-9603f2dfac5c8b442b9bb5543f0d9360">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Indonesia sekarang menghadapi wabah yang bisa dibilang sangat baru di dunia kesehatan yaitu covid 19. Menurut WHO pandemi merupakan adanya penyebaran penyakit baru yang telah tersebar di seluruh dunia. Kasus ini diawali di negara Cina tepatnya di kota Wuhan pada akhir tahun 2019 dan menyebar ke Indonesia pada tahun 2020. Dimana seluruh masyarakat merasakan penderitaan virus ini yang berkepanjangan dikarenakan penyakit ini menular. Penyebaran virus ini di Indonesia semakin pesat di seluruh wilayah Indonesia. Virus ini merupakan isu yang menghebohkan di seluruh dunia dan banyak beberapa negara melakukan pencegahan melalui dengan cara lockdown. Dimana masyarakat diwajibkan untuk dirumah saja tidak boleh keluar rumah ketika tidak ada kepentingan.</p>
      <p id="_paragraph-13">Bahkan sekolah pun oleh pemerintah juga diliburkan. Peraturan pemerintah mengeluarkan bahwa di dunia pendidikan melakukan pembelajaran secara online. Dengan pembelajaran dilakukan secara online ada harapan dapat menghentikan wabah yang telah menyebar yang bertambah banyak. Hal ini dapat menyebabkan semua kegiatan belajar mengajar masih belum sepenuhnya normal seperti bertatap muka. Tidak memungkiri para peserta didik dan pendidik harus mau beradaptasi dengan keadaan yang baru yaitu belajar dari kejahuan melalui aplikasi <italic id="_italic-17">E-Learning</italic> berbasis web. Ada berbagai macam media diantaranya radio, tape recorder, video, televisi, buku, gambar, website dan internet. dan saat ini media pembelajaran kebanyakan berasal dari media online misalkan website dan internet ataupun <italic id="_italic-18">youtube</italic>, <italic id="_italic-19">Google meet </italic>atau <italic id="_italic-20">Zoom.</italic> ).Berdasarkan kondisi yang dialami di Indonesia saat ini pembelajaran <italic id="_italic-21">E-learning </italic>berbasis web sangat berperan dan sangat penting dalam keberlangsungan pendidikan yang ada di Indonesia sendiri. Tidak dipungkiri pembelajaran <italic id="_italic-22">E – learning </italic>berbasis web sangat membantu para pendidik dalam menyampaikan materi. dengan adanya <italic id="_italic-23">E – learning </italic>mempermudah peserta didik mengakses pelajaran yang telah disampaikan oleh pendidik. dan dapat dikatakan <italic id="_italic-24">E – learning </italic>berbasis web merupakan alternatif pengganti sekolah bertatap muka.Fakta yang ada di Sekolah MTs NU DurungBedug Candi Sidoarjo masih banyak yang tertinggal dalam pembelajaran online ini disebabkan kuota internet yang terbatas, minimnya prasarana yang diberikan oleh orang tua kepada oleh peserta didik dalam pembelajaran online yaitu <italic id="_italic-25">handphone</italic>. Peserta didik juga banyak mendapat kendala dalam memahami yang dipelajari pada saat pembelajaran online tersebut. Dari adanya permasalahan tersebut penulis terispirasi untuk meneliti tentang Penggunaan Aplikasi <italic id="_italic-26">E – learning </italic>berbasis web dalam pambelajaran bahasa arab.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-8ea4519b63d9b306c49b3d639b1a8f41">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-15">Jenis penelitian yang digunakan peneliti disini adalah kualitatif pendekatan Deskriptif. Pendekatan Kualitatif merupakan kegiatan pendekatan dan penelusuran agar dapat mengeksplor dan memahami sebuah gejala sentral . Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, WAKA Kurikulum, Guru Bahasa Arab dan Siswa MTs NU Durung Bedug Candi Sidoarjo.</p>
      <p id="_paragraph-16">Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Teknik Wawancara, Teknik Observasi dan Teknik Dokumentasi. Dimana Teknik Wawancara digunakan untuk memberikan pertanyaan kepada informan, Teknik Observasi digunakan untuk mengetahui web <italic id="_italic-27">E-learning </italic>apa yang dipakai di MTs NU Durung Bedug Candi Sidoarjo. Teknik Dokumentasi digunakan sebagai bukti gambar atau file.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-c002087471390fe49613c3c787b205ac">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-152aa75ed94b7b8bb960da57cf6e95c6">A. Persiapan Guru dalam Mengajar Bahasa Arab melalui Aplikasi <italic id="italic-1">E-learning </italic>berbasis web </p>
      <p id="_paragraph-17">Sebelum pembelajaran dimulai harus ada persiapan atau perencaan sebelum mengajar sehingga dapat terlaksana dengan baik dan terstruktur. Perencanaan atau persiapan merupakan menyusun langkah-langkah yang akan dilaksanakan sehingga dapat mencapai tujuan. menggunakan aplikasi <italic id="_italic-28">E-learning </italic>berbasis web. <italic id="_italic-29">E – learning</italic> merupakan suatu wadah atau tempat yang menampung penerapan pembelajaran secara online dan bisa diakses dimana saja dan kapan saja. di dalam sekolah MTs NU Durung Bedug Candi sebelum pembelajaran secara online dilakukan perlu mengadakan sosialisasi kepada seluruh guru yang didalamnya terdapat pembinaan penggunaan aplikasi <italic id="_italic-30">E-learning </italic>berbasis web ini. Kemudian menyiapkan bahan ajar seperti RPP, materi yang akan disajikan, absensi, powerpoint untuk mendukung pembelajaran secara online. Web <italic id="_italic-31">E-learning </italic>yang digunakan oleh sekolah MTs NU Durung Bedug Candi Sidoarjo yaitu <ext-link id="_external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href="">https://elearning.mtsnucandi.sch.id</ext-link>.</p>
      <p id="paragraph-9d5aab803243dc9b584ef84ad7606994">B. Proses Pembelajaran Bahasa Arab dengan menggunakan Aplikasi <italic id="italic-e56b515d522aec9d61a45182c945dc20">E-learning </italic>berbasis web</p>
      <p id="_paragraph-18">Sebelum proses pembelajaran dimulai pendidik membuka di dalam kelas online menggunakan salam kemudian memberikan tugasnya kepada peserta didik di dalam aplikasi <italic id="_italic-32">E-learning </italic>berbasis web. Kemudian pendidik mengabsen melalui aplikasi <italic id="_italic-33">E-learning</italic> berbasis web dengan cara melihat siapa saja yang telah membuka aplikasi <italic id="_italic-34">E-learning </italic>tersebut jika peserta didik tidak membuka aplikasi <italic id="_italic-35">E-learning </italic>berbasis web ini maka pendidik akan mengetahui dan dihitung bahwa tidak masuk kelas online. Proses penggunaan aplikasi <italic id="_italic-36">E-learning </italic>berbasis web dalam pembelajaran bahasa arab di MTs NU Durung Bedug Candi. peserta didik dituntut untuk belajar mandiri dirumah. Dapat dikatakan pendidik menggunakan pendekatan <italic id="_italic-37">Student Centered Learning </italic>dimana pembelajaran ini mendorong peserta didik untuk belajar lebih aktif, mandiri dan sesuai dengan irama belajar peserta didik masing-masing.kemudian jika masih belum paham dengan materi tersebut peserta didik dapat bertanya dengan guru bahasa arab melalui media <italic id="_italic-38">WhattsApp</italic>. Dan beliau juga lebih memberi materi dengan bantuan media video dan gambar yang digunakan untuk melatih <italic id="_italic-39">maharah istima’</italic>. <italic id="_italic-40">Maharah istima’ </italic>mempunyai artian sebagai kemampuan mendengar, memahami bunyi atau ujaran peserta didik dalam pembelajaran bahasa arab. Pembelajaran istima’ ini mempunyai untuk menirukan dan merangkum pokok-pokok pikirannya. Kemudian jika peserta didik masih belum memahami maka akan diberikan fasilitas <italic id="_italic-41">google meet </italic>atau <italic id="_italic-42">zoom </italic>agar mendapatkan pemahaman yang lebih dikarenakan di dalam <italic id="_italic-43">E-learning </italic>berbasis web masih belum mempunyai fitur untuk mendukung adanya video secara langsung. Pembelajaran yang menggunakan online atau aplikasi <italic id="_italic-44">E-learning </italic>berbasis web dapat dilakukan dengan <italic id="_italic-45">Fasilitated E-learning</italic> yang digunakan di MTs NU Durung Bedug Candi Sidoarjo dimana kategori ini merupakan kombinasi dari Learner led E-learning dan Instructor-led E-learning. Dapat menggunakan keduanya, jadi untuk materi belajar mandiri dapat menggunakan bentuk yang disampaikan melalui via website, audio, animasi, teks dan video. Kemudian juga didampingi dengan pembelajaran secara komunikatif interaktif yang dapat dilakukan melalui forum diskusi, grup <italic id="_italic-46">WhattsApp, </italic>chatting pribadi.</p>
      <p id="paragraph-a44d44d762febe20e7dacbb3e84d0341">C. Evaluasi dalam pembelajaran bahasa arab melalui aplikasi <italic id="italic-6354011d3e5062ba4ec437bc8f8eb84f">E-learning </italic>berbasis web</p>
      <p id="_paragraph-19">Dalam pembelajaran pasti membutuhkan evaluasi guna untuk mengetahui seberapa pahamkah peserta didik dalam materi yang telah diberikan oleh pendidik. bukan hanya itu, tujuan pembelajaran tercapai apabila ada evaluasi yang berupa tindakan dan kegiatan untuk menilai hasil belajar peserta didik. Evaluasi dalam pembelajaran merupakan penentuan nilai belajar yang telah dilaksakan pembelajaran dengan kegiatan penilaian belajar tersebut.</p>
      <p id="_paragraph-20">Dalam tujuan pengajaran, pelaksanaan pengajaran dan evaluasi ini merupakan 3 komponen yang saling berkesinambungan dan tidak dapat dipisihkan. Menurut Ralph Tyler evaluasi merupakan bentuk dalam mengumpulkan data agar dapat menentukan seberapa jauh peserta didik memahami, apakah tujuan pembelajaran itu sudah tercapai dan jika belum tercapai apa kendala sehingga tujuan itu belum tercapai.</p>
      <p id="_paragraph-21">Guru bahasa arab di MTs NU Durung Bedug menggunakan pilihan ganda yang terdapat di lks dan soal yang ada di lks kemudian peserta didik akan mengirimkan jawabannya melalui aplikasi <italic id="_italic-47">E-learning </italic>berbasis web tersebut. Kemudian juga menggunakan soal qiuz yang telah disediakan di <italic id="_italic-48">E-learning </italic>berbasis web.</p>
      <fig id="figure-panel-5f9b61cbe0e88270a4834ee0f44f8f08">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-18"/>Bentuk Pemberian Soal untuk evaluasi pembelajaran</title>
          <p id="paragraph-e1f51a7d856bf4003255dcc64f0e2aeb" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-eee555b3840efbb0e4b2b636f0dde6cf" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="1637-Other-10372-1-2-20220926.jpeg" />
      </fig>
      <p id="paragraph-caa629ab0820c0873dcac4d05d1da8b8">D. Problematika siswa dalam mengikuti pembelajaran bahasa arab melalui aplikasi <italic id="_italic-50">E-learning </italic>berbasis web</p>
      <p id="_paragraph-23">Kebanyakan siswa MTs NU Durung Bedug merasa kesulitan dalam menerima pembelajaran bahasa aran melalui aplikasi <italic id="_italic-51">E-learning </italic>berbasis web ini. Dan merasa kurang bebas dalam bertanya dan kurang memahami. Karena komunikasi tidak secara langsung membuat salah paham. Dan kebanyakan siswa mengaku sering tidak mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru saat ada jadwal bahasa arab dan itu dilakukan beberapa kali. Kemudian ada beberapa kendala dalam fasilitas yaitu kurangnya kuota yang membuat keterlambatan dalam mengumpulkan tugas dan siswa biasanya mengandalkan hotspot dari keluarganya. Kemudian tidak adanya <italic id="_italic-52">Handphone </italic>yang membuat menghambat pembelajaran bahasa arab melalui aplikasi <italic id="_italic-53">E-learning </italic>berbasis web ini yang mengakibatkan tidak dapat mengikuti pembelajaran secara baik. Dari tidak adanya fasilitas itu maka dapat membuat minat siswa menurun dan tidak ada semangat dalam mengikuti pembelajaran bahasa arab melalui aplikasi <italic id="_italic-54">E-learning </italic>berbasis web.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-ab9fd7452cbda5f72e0fa746f632f27a">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-24">Dari penelitian yang berjudul “Penggunaan Aplikasi <italic id="_italic-55">E-learning </italic>berbasis web dalam Pembelajaran Bahasa Arab di MTs NU Durung Bedug Candi Sidoarjo” dapat disimpulkan :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-f78baa201a4d93434a6d9e3260fefa39">
        <list-item>
          <p>Persiapan pembelajaran bahasa arab yang menggunakan aplikasi <italic id="_italic-56">E-learning </italic>berbasis web yaitu pengadaan sosialisasi guru dalam pengoprasian aplikasi <italic id="_italic-57">E-learning </italic>berbasis web dan menyiapkan materi seperti RPP, soal-soal yang digunakan untuk evaluasi.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Proses dalam pembelajaran bahasa arab melalui aplikasi <italic id="_italic-58">E-learning </italic>berbasis web guru hanya memberikan materi kemudian siswa belajar secara mandiri dirumah. Jika tidak faham bisa bertanya kepada guru melalui chat WhatssApp.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Evaluasinya menggunakan soal-soal yang ada di LKS kemudian di upload dalam aplikasi <italic id="_italic-59">E-learning </italic>berbasis web. Dan dapat menggunakan fitur yang ada di aplikasi <italic id="_italic-60">E-learning </italic>yaitu berupa quiz.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Problematika siswa dalam menggunakan aplikasi <italic id="_italic-61">E-learning </italic>berbasis web yaitu kurangnya fasilitas seperti kuota dan tidak mempunyai <italic id="_italic-62">Handphone </italic>pribadi.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>