<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Active Learning Strategy to Improve Students’ Science Learning Outcomes</article-title>
        <subtitle>Strategi Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Sains Siswa</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-e473885b4a81ccc02a3c79739885c68b" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Restu</surname>
            <given-names>Firda Dini</given-names>
          </name>
          <email>firdadini@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-bdac00e8633fe806f45f5a980e11ea1a" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>abidin</surname>
            <given-names>Fityan izza noor</given-names>
          </name>
          <email>fityan_umsida@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-10-25">
          <day>25</day>
          <month>10</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>
        <bold id="bold-0fd460c55d6913f1171daee38cedfb1a">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-13">Setiap manusia menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan (<italic id="_italic-22">well being</italic>) dalam hidupnya. Tidak dipungkiri bahwa kesejahteraan menjadi tujuan utama dari eksistensi kehidupan manusia. Salah satu kesejahteraan dalam kehidupan manusia yaitu kesejahteraan psikologis (<italic id="_italic-23">psychological well being).</italic> Menurut Huppert <italic id="_italic-24">psychological well being </italic>merupakan kehidupan seorang individu yang berlangsung secara baik, yaitu kombinasi antara perasaan yang baik dan mampu untuk melakukan fungsinya sebagai manusia secara optimal [1]. Sedangkan menurut Ryff merupakan kondisi dimana individu memiliki sikap yang positif terhadap dirinya sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan sendiri dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat menciptakan dan mengatur lingkungan sesuai dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup, dan menciptakan hidup mereka lebih bermakna serta berusaha mengeksplorasi dan mengembangkan diri. Manusia dapat dikatakan memiliki <italic id="_italic-25">psychological well being</italic> yang baik bukan sekedar bebas dari indikator kesehatan mental negatif seperti terbebas dari kecemasan, tetapi juga tercapainya kebahagiaan dan lain lain [2]. <italic id="_italic-26">Psychological well being</italic> terdiri dari beberapa aspek, yaitu aspek penerimaan diri <italic id="_italic-27">(self </italic><italic id="_italic-28">acceptance), </italic>aspek Hubungan positif dengan orang lain <italic id="_italic-29">(positif relation with others)</italic>, aspek Tujuan hidup <italic id="_italic-30">(Purpose of life)</italic>, aspek Penguasaan lingkungan <italic id="_italic-31">(environmental mastery)</italic>, aspek Pengembangan diri <italic id="_italic-32">(personal growth)</italic>, dan aspek Kemandirian <italic id="_italic-33">(autonomy)</italic> [3]</p>
      <p id="_paragraph-14"><italic id="_italic-34">Psychological well being</italic> penting bagi tiap individu untuk memperkuat keterikatan seseorang dalam menghadapi tanggung jawab dan mewujudkan potensi yang dimilikinya. Ketika <italic id="_italic-35">psychological well being</italic> pada diri individu baik, maka hal ini akan berpengaruh dalam membentuk sikap yang positif terhadap dirinya sendiri dan orang lain, mampu untuk mengatur lingkungannya, memiliki tujuan hidup yang bermakna, membentuk hubungan yang positif dengan orang lain, serta akan mampu untuk mengeksplorasi dan mengembangkan dirinya dengan maksimal [4]. Apabila <italic id="_italic-36">psychological well being</italic> pada diri individu rendah berdampak pada kognitif, emosi, fisiologis, dan perilaku. Selain itu, individu dengan <italic id="_italic-37">psychological well being </italic>yang rendah merasa tidak puas dengan diri sendiri dan kecewa dengan yang telah terjadi di kehidupan masa lalu karena tidak menghargai apa yang dimiliki [5]</p>
      <p id="_paragraph-15"><italic id="_italic-38">Psychological well being</italic> juga penting bagi setiap individu salah satunya pada populasi remaja, <italic id="_italic-39">Psychological well being</italic> sangat penting untuk dimiliki oleh seorang remaja agar dapat membantu remaja menumbuhkan emosi yang positif dalam dirinya, merasakan kebahagiaan, merasakan kepuasan hidup, mengurangi perilaku negatif dan mengurangi perasaan depresi[6]. Remaja dengan <italic id="_italic-40">psychological well-being</italic> yang baik cenderung memiliki perasaan positif, mampu menyelesaikan masalah, dan terhubung secara sosial. [4]. Sebaliknya, <italic id="_italic-41">psychological well-being</italic> yang rendah membuat remaja sulit menyaring pengaruh buruk dan cenderung berperilaku negatif. [6]. Hal ini bisa juga dialami remaja yang tinggal di panti asuhan, seperti hasil penelitian Duraisamy menunjukkan bahwa remaja yang tinggal di panti asuhan memiliki <italic id="_italic-42">psychological well being</italic> yang lebih rendah dibandingkan dengan remaja yang tidak tinggal di panti [7]. Pada umumnya, menurut Hurlock masa remaja adalah masa mencari jati diri, penuh konflik dan penentangan, serta masa perubahan yang mengakibatkan berbagai tingkat stress dan memiliki dampak potensial bagi perkembangan psikologis remaja salah satunya adalah kesejahteraan psikologis (<italic id="_italic-43">psychological well being</italic>) [8].</p>
      <p id="_paragraph-16"><italic id="_italic-44">Psychological well being</italic> yang rendah pada remaja panti terlihat seperti penerimaan diri yang kurang baik, merasa tidak puas terhadap diri sendiri, merasa kecewa terhadap kehidupan yang dijalani, sulit untuk bersikap hangat dan enggan untuk mempunyai hubungan baik dengan orang lain, serta tidak memiliki keyakinan yang dapat membuat hidupnya saat ini menjadi lebih berarti. [9] Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ningsih menunjukkan remaja yang tinggal di panti merasa kurang dapat menerima kondisinya, kecewa dan menyesal tinggal di panti, kurang akrab dengan pengasuhnya, tidak mengetahui apa tujuan hidupnya [10]. Penelitian Okti menunjukkan kondisi <italic id="_italic-45">psychological well-being</italic> remaja yang tinggal di Panti Asuhan, seperti belum memiliki kemampuan untuk menerima keaadaan dirinya, belum memilikirasa saling percaya yang baik terhadap orang lain, tidak memiliki makna hidup, dan pada dimensi pertumbuhan diri telah mampu mengembangkan bakat serta kemampuan untuk pertumbuhan pribadi[11]</p>
      <p id="_paragraph-17">Berdasarkan survey awal peneliti berdasarkan aspek <italic id="_italic-46">psychological well being</italic> yang dikemukakan oleh Ryff menggunakan angket yang dilakukan kepada 20 remaja panti asuhan Ar Rahman Ar Rahim diketahui sebanyak 11 remaja (55%) merasa kecewa dengan masa lalunya, 7 remaja (35%) sulit untuk menerima keadaan yang terjadi pada dirinya (Penerimaan Diri /<italic id="_italic-47">Self Acceptance</italic>). Sebanyak 11 remaja (55%) sulit untuk percaya dengan orang lain, 1 remaja (5%) enggan untuk menolong orang lain, 4 remaja (20%) enggan untuk berbaur dengan orang lain (Hubungan Positif dengan Orang Lain /<italic id="_italic-48">Positive Relation With Others</italic>). 1 remaja (5%) tidak memiliki cita cita, 10 remaja (50%) bingung dengan apa yang ingin dilakukan dalam hidupnya, 7 remaja (35%) menjalani kehidupan tanpa memikirkan masa depan (Tujuan Hidup /<italic id="_italic-49">Purpose of Life</italic>). 6 remaja (30%) mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain, 12 remaja (60%) takut salah dalam mengambil keputusan, 3 remaja (15%) mengikuti apa yang dikatakan orang lain (Kemandirian /<italic id="_italic-50">Autonomy</italic>). 9 remaja (45%) tidak tertarik untuk mengikuti kegiatan yang dapat memperluas wawasannya seperti lomba, 4 remaja (20%) enggan mengikuti kegiatan yang dapat mengembangkan dirinya seperti ekstrakuler (Pengembangan Diri /<italic id="_italic-51">Personal Growth</italic>). 4 remaja (20%) kuwalahan melaksanakan tanggung jawab sehari hari, dan 2 remaja (10%) merasa sedih akan tuntutan di panti (Penguasaan Lingkungan (<italic id="_italic-52">Environmental Mastery</italic>). Hasil survey ini menunjukkan bahwa masih ada remaja panti yang bermasalah dengan <italic id="_italic-53">psychological well being </italic>di aspek-aspek yang berbeda.</p>
      <p id="_paragraph-18"><italic id="_italic-54">Psychological well being</italic> dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Ryff menyatakan bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi <italic id="_italic-55">psychological well being</italic> pada diri individu antara lain jenis kelamin, status sosial ekonomi, kepribadian, dukungan sosial, usia, dan religiusitas [12]. Religiusitas sering dikaitkan dengan <italic id="_italic-56">psychological well being</italic>, penelitian yang dilakukan Tumanggor menujukkan bahwa religiusitas berpengaruh signifikan sebesar 40,3% mempengaruhi <italic id="_italic-57">psychological well being</italic> pada remaja[13] Religiusitas didefinisikan oleh Huber sebagai intensitas individu dalam menjalankan perintah agama, seberapa penting agama bagi individu, penghayatan dan keyakinan individu terhadap agamanya [14]. Huber dan Huber menyatakan bahwa religiusitas yang terdapat pada diri individu dapat diukur dari intensitas individu tersebut dalam menjalankan kewajiban agama yang paling menonjol[15] . Sedangkan Ancok dan Suroso mendefinisikan religiusitas sebagai tingkat keyakinan, pelaksanaan, pengetahuan, serta penghayatan individu terhadap ajaran agama yang diyakininya [16]. Aspek – aspek Religiusitas menurut Huber terdiri dari lima aspek, antara lain aspek <italic id="_italic-58">Intellectual</italic>, aspek <italic id="_italic-59">Ideology</italic>, aspek <italic id="_italic-60">Public practice</italic>, aspek <italic id="_italic-61">Private practice</italic>, dan aspek <italic id="_italic-62">Religious experience</italic></p>
      <p id="_paragraph-19">Ghufron mengungkapkan bahwa religiusitas memberikan pemahaman kepada setiap individu bahwa apapun yang terjadi dalam kehidupannya merupakan suatu hal yang telah dikaruniai oleh tuhan kepadanya. Kesadaran diri, pemahaman dan kepasrahan diri kepada tuhan akan menghasilkan sikap penerimaan diri yang baik [4]. Herlina menyatakan bahwa seseorang dengan religiusitas tinggi akan memahami tujuan penciptaannya, menerima diri dengan positif, dan terus mengembangkan potensinya [17]<bold id="_bold-7">.</bold></p>
      <p id="_paragraph-20">Selain Religiusitas, kecerdasan emosional juga sering dikaitkan dapat mempengaruhi <italic id="_italic-63">psychological well being</italic>. Eid dan Larsen menyebutkan bahwa faktor faktor lain yang dapat mempengaruhi <italic id="_italic-64">psychological well being</italic> adalah sosiodemografis, penilaian terhadap pengalaman kehidupan, religiusitas, optimisme, dukungan sosial, dan kecerdasan emosional [18]. Hasil penelitian yang dilakukan Indrawati terkait pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-65">psychological well being</italic> pada remaja SMP Terbuka Cirebon menunjukkan bahwa kecerdasan emosional menjadi prediktor <italic id="_italic-66">psychological well being</italic> yang dirasakan remaja SMP Terbuka Cirebon [19]. Kecerdasan emosional Kecerdasan emosional sendiri menurut Salovey &amp; Mayer merupakan suatu kemampuan individu dalam mengenali, mengekspresikan, mengatur emosinya dan menggunakannya secara adaptif [20]<bold id="_bold-8">. </bold>Sedangkan menurut Goleman sebagai kemampuan individu dalam mengendalikan emosinya sendiri dan orang lain, keterampilan memotivasi diri sendiri, dan keterampilan dalam mengolah emosi diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain secara baik [21]. Kecerdasan emosional memiliki beberapa aspek, menurut Salovey dan Mayer, aspek – aspek kecerdasan emosional antara lain <italic id="_italic-67">perception of emotion</italic> (persepsi emosi), <italic id="_italic-68">managing own emotion</italic> (pengelolaan emosi sendiri), <italic id="_italic-69">managing other’s emotion</italic> (pengelolaan emosi orang lain) , dan <italic id="_italic-70">utilization of emotional</italic> (pemanfaatan emosi). Menurut Pratiwi individu dengan kecerdasan emosi yang tinggi akan mampu mengendalikan dan mengatur emosinya, memiliki tujuan hidup, mampu menjaga emosi positif, meningkatkan produktivitas dalam kehidupan sehari-hari, mampu menghilangkan emosi negatif dalam diri, mudah menjalin hubungan positifdengan orang lain, cenderung menerima keadaan mereka, dan mampu untuk terus tumbuh dan berkembang [22]</p>
      <p id="_paragraph-21">Beberapa penelitian sebelumnya telah meneliti topik masalah <italic id="_italic-71">psychological well being</italic>, seperti penelitian yang dilakukan oleh Putri dan Siti (2022) yang meneliti mengenai hubungan antara <italic id="_italic-72">forgiveness </italic>dengan <italic id="_italic-73">psychological well being </italic>pada remaja yang tinggal di panti asuhan di wilayah Sumur Bandung[23]. Penelitian terdahulu lainnya yang dilakukan oleh Normadhoni (2023) meneliti mengenai pengaruh dukungan sosial terhadap <italic id="_italic-74">psychological well being</italic> pada remaja di panti asuhan kecamatan Gajahmungkur [24] Penelitian yang dilakukan oleh Yuditha (2022) mengaitkan variabel bebas <italic id="_italic-75">gratitude </italic>dan <italic id="_italic-76">loneliness </italic>dengan <italic id="_italic-77">psychological well </italic>beingpada remaja panti asuhan [25]. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini melihat pengaruh variabel bebas yang berbeda yaitu religiusitas dan kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-78">psychological well being </italic>pada remaja panti di kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo.</p>
      <p id="_paragraph-22">Berdasarkan pembahasan di atas, peneliti tertarik untuk meneliti apakah terdapat pengaruh religiusitas dan kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-79">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh religiusitas dan kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-80">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian yakni hipotesis mayor yaitu terdapat pengaruh religiusitas dan kecerdas an emosional terhadap <italic id="_italic-81">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi. Hipotesis lain yaitu minor satu terdapat pengaruh religiusitas terhadap <italic id="_italic-82">psychological well being </italic>pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi dan hipotesis minor dua yaitu terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-83">psychological well being </italic>pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-71a94c5c03583b39028a2dc048f5d7f7">
      <title>
        <bold id="bold-3557e5b1cad61b6b45541523f2d38599">Metode</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-23">Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel Religiusitas sebagai variabel bebas pertama (X1), variabel Kecerdasan Emosional sebagai variabel bebas kedua (X2) dan variabel <italic id="_italic-84">Psychological well being</italic> sebagai variabel terikat (Y) . Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja berusia 12 – 18 tahun yang tinggal di Panti Asuhan yang berada di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari Panti Al Muttahidin, Panti Al Maidah, Panti Mizan Amal, Panti Al Firdaus, Panti Ar Rahman Ar Rahim, Panti Tazzaka Binajah, Panti Al Mubarak yang berjumlah 106 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik <italic id="_italic-85">sampling </italic>jenuh, menurut Sugiyono teknik <italic id="_italic-86">sampling</italic> jenuh yakni teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel [26]. Artinya, dalam penelitian ini seluruh populasi remaja panti di Kecamatan Candi sejumlah 106 remaja digunakan sebagai sampel penelitian.</p>
      <p id="_paragraph-24">Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 3 skala psikologi. Skala <italic id="_italic-87">Ryff Scale of Psychological Well Being (RPWB) </italic>yang diadopsi dari penelitian Dinova berdasarkan teori <italic id="_italic-88">Psychological Well Being</italic> dari Ryff yang terdiri dari enam aspek atau dimensi yaitu hubungan positif dengan orang lain <italic id="_italic-89">(positif relation with others), </italic>penerimaan diri <italic id="_italic-90">(self acceptance)</italic>, otonomi (autonomy), pertumbuhan pribadi <italic id="_italic-91">(personal growth), </italic>penguasaan lingkungan <italic id="_italic-92">(environmental mastery), </italic>dantujuan hidup <italic id="_italic-93">(purpose in life) </italic>yang awalnya terdiri dari 22 item kemudian dilakukan uji validitas dan reabilitas oleh peneliti dengan hasil item valid berjumlah 18 item dan menunjukkan nilai reabilitas sebesar 0.833. Model skala yang digunakan yakni Likert dengan empat opsi pilihan jawaban, yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS) [27]</p>
      <p id="_paragraph-25">Skala <italic id="_italic-94">The Centrality of Religiosity Scale (CRS)</italic> digunakan untuk mengumpulkan data religiusitas yang diadopsi dari skala yang dibuat Purnomo berdasarkan teori religiusitas Huber yang terdiri dari lima aspek yaitu <italic id="_italic-95">intellectual, public practice, ideology, private practice, dan religious experience </italic>yang awalnya terdiri dari 33 item kemudian dilakukan uji validitas dan reabilitas oleh peneliti dengan hasil item valid berjumlah 27 item dan menunjukkan nilai reabilitas sebesar 0.883. Model skala yang digunakan yakni Likert dengan empat opsi pilihan jawaban, yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS) [28]</p>
      <p id="_paragraph-26">Untuk mengumpulkan data Kecerdasan emosional menggunakan Skala <italic id="_italic-96">Schutte Emotional Intellegence Scale (SEIS) </italic>yang diadopsi dari Novita berdasarkan teori kecerdasan emosional dari Salovey dan Mayer yang terdiri dari empat aspek yakni aspek persepsi emosi, pengaturan emosi diri sendiri, pengaturan emosi orang lain, dan pemanfaatan emosi yang awalnya terdiri dari 33 item kemudian dilakukan uji validitas dan reabilitas oleh peneliti dengan hasil item valid berjumlah 26 item dan menunjukkan nilai reabilitas sebesar 0.867 [29]. Model skala ini awalnya terdiri dari 5 pilihan jawaban yang terdiri dari Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Netral (N), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS) kemudian dimodifikasi menjadi 4 opsi pilihan jawaban, yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Tujuan meniadakan pilihan “netral” pada skala ini agar responden memilih salah satu kutub dan menghindari responden bersikap netral atau tidak berpendapat [26]. Untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis <italic id="_italic-97">multiple regression</italic> (regresi berganda) menggunakan bantuan software SPSS 16 <italic id="_italic-98">for Windows. </italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-23b8de8eecfe539826aa31a55b479b76">
      <title>
        <bold id="bold-529b6d219d318381fe3143f66d04b727">Hasil dan Pembahasan</bold>
      </title>
      <sec id="heading-17c647c7e48965551269709589578bfb">
        <title>
          <bold id="_bold-9">A.    Hasil</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-28">Penelitian ini diperoleh sampel sebesar 106 remaja yang tinggal di Panti Asuhan di Kecamatan Candi. Penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas (independen) yaitu religiusitas dan kecerdasan emosional, serta satu variabel terikat (dependen) yaitu psychological well being. Sebelum diadakan uji hipotesis dengan teknik analisis data, maka ada uji prasyarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu yaitu uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinieritas.</p>
        <p id="_paragraph-29">
          <bold id="_bold-10">Tabel 1. Data Demografis Subjek</bold>
        </p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-30" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-7ab8eb7c5d5d8641557216b88397c0c2">
                <th id="table-cell-f2f036e68916d15d4556b5b9b21901bf">Berdasarkan Jenis Kelamin </th>
                <th id="table-cell-093b2e311c49ef16fd752d0001619ce3">Frekuensi</th>
                <th id="table-cell-31b49ef489c24b4e875a819ded16de7a">Persentase (%)</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-ddab8a6d07acd6fa39288d2b252b0852">
                <td id="table-cell-ae1d2c0d2965c4783910071c61324247">Laki Laki</td>
                <td id="table-cell-82af9dfea164e8a8aed947f2b582c0c6">26</td>
                <td id="table-cell-333d89d6ade898aaba42fc5f4edcf1aa">25%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-35c92eb3481bb88cd7e0aaeedf86ce7d">
                <td id="table-cell-63eafcb901bef1b36860c40c6786cc9d">Perempuan</td>
                <td id="table-cell-1fad05425eac2e37a24e145f4e287851">80</td>
                <td id="table-cell-f9fec1a5a7e4cd4a4564f118ea9a080b">75%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-38d571b2947b6260ecdba5cedce2796b">
                <td id="table-cell-05fcd60be7989ade5dbc4ece207f2bb6">Jumlah </td>
                <td id="table-cell-ce903257c7bd639d4140564f4502f24c">106</td>
                <td id="table-cell-3fc42d490ac4204fe43a34b41a40f50e">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3b012451aec81d8c138ae3ed33d21a0b">
                <td id="table-cell-4c325a4b2b2afe1fff9ef32cdb21092b" />
              </tr>
              <tr id="table-row-9ce4b76a7225228031ef9abd96a23bc5">
                <th id="table-cell-1e92c5b94cebe11f8a532c0b8c9ce33a">Berdasarkan Asal Panti </th>
              </tr>
              <tr id="table-row-e8d02a282da7ff575de85521ab3b94ed">
                <td id="table-cell-6619897579df2ab744f5a65a96589827">Al Muttahidin</td>
                <td id="table-cell-9662b29b00ade9a058a97bcdd12aaec2">9</td>
                <td id="table-cell-e44a147fe5234122a3f5093fe1db4182">8%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-df57adec9436bbcd7f71f253c8127386">
                <td id="table-cell-7fa1dada095cee1c9653093b02bba987">Al Mubarak</td>
                <td id="table-cell-531c93326a076a468c6548018c95e2bf">13</td>
                <td id="table-cell-ad4de4356c2039f1aeb4cf353a07e06a">12%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-232822244f00b5d9a382df25fef1e2cc">
                <td id="table-cell-91636e52cabf4ae18a772a6e479f21c3">Mizan Amal</td>
                <td id="table-cell-9660d1eca79b027c81ec7d5752917d0a">29</td>
                <td id="table-cell-47173c72e492cccdd1a4bfb30df7e1f4">27%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1b1856eb79a286eea0fe8e31ca980447">
                <td id="table-cell-e6a73bef8af727c0b98f72bf056464ad">Ar Rahman Ar Rahim</td>
                <td id="table-cell-c6eb2a37916deb6391ee3027d99fec65">31</td>
                <td id="table-cell-ceef1c5fa04be09163de5de831c5a034">29%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cee761cfe86f7d7dc37c496a577d8ff2">
                <td id="table-cell-75f5e935ec33622a92d6119725a85b5a">Al Firdaus</td>
                <td id="table-cell-df9bfcf3ec74f80e5933ee0c615559a1">13</td>
                <td id="table-cell-2d85575e3ffb0ff8dbd04381212bab5e">12%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f2ede053591f40daba407b75baffb3d1">
                <td id="table-cell-12012da357f0322b5e685cff4251faed">Tazakka Binajah</td>
                <td id="table-cell-7a418f64a1cfecb62f9ca8c65bcad249">6</td>
                <td id="table-cell-c1abbb0a712d4c75bec436ba00a9ddd5">6%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-59c97f2b133a1df26f7750a77e304110">
                <td id="table-cell-3622e39db7d9940fb1551fee52215350">Al Maidah</td>
                <td id="table-cell-2c5e0cbea666ff350d91b8064540abd4">5</td>
                <td id="table-cell-d2291dc78276db1547b7c8148ebed3b3">5%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b8fc54f5a5e0a1e3a7139bb9bf339f62">
                <th id="table-cell-fd72940728ba861119531290895da908">Jumlah </th>
                <td id="table-cell-802d709703dc3bfe09a6b6bfc158f4e8">106</td>
                <td id="table-cell-23446cf67216cf6a02731fb2e6156f1e">100%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-31">Pada tabel 1 didapatkan hasil responden didapatkan sebanyak 106 remaja panti asuhan yang ada di kecamatan Candi. Dari jumlah tersebut, responden berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa responden paling banyak adalah perempuan, yaitu sebanyak 80 remaja dengan persentase 75%. Sementara itu, responden berjenis kelamin laki laki sebanyak 26 remaja dengan persentase 25%. Jika dilihat berdasarkan asal panti, diperoleh bahwa remaja dari panti asuhan Ar Rahman Ar Rahim lebih banyak dengan frekuensi 31 remaja dengan persentase 29%.</p>
        <p id="_paragraph-32">Selanjutnya dilakukan uji normalitas untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak dengan teknik <italic id="_italic-99">One Sample Kolmogorov Smirnov Test </italic>pada aplikasi <italic id="_italic-100">SPSS 26 for Windows</italic>. Data dinyatakan berdistribusi normal apabila nilai signifikansi yang dihasilkan &gt; 0,05[30] .<bold id="_bold-21"> </bold></p>
        <table-wrap id="table-figure-97e5206363ac60728df301d1dbed7983">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-cda2aaf146d80d98357785cf7b033260">Uji Normalitas </bold>
            </title>
            <p id="paragraph-4afd12efec221a72e4e403f5401c4f54" />
          </caption>
          <table id="table-ed45735c79135a60410ede09518f66ba">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6f07ae9c0fa09554da4db52009c8b96c">
                <th id="table-cell-4c572dcc85e9c1e492ed5144091b13f3">One Sample Kolmogorov -Smirnov Test</th>
                <th id="table-cell-617bc6cd1ed31393ecbe1f7b63d1e786">N</th>
                <th id="table-cell-2ed19b113b964c0e9f7479903f392d31">Asymp. Sig.</th>
                <th id="table-cell-eb1654e04505791ecb4c85c68bdff034">Keterangan</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-ac604fd0b6af8448d85217b4988b62c8">
                <td id="table-cell-35c7596b85e86fb93f5c88ddb5384dc3" rowspan="3" />
                <td id="table-cell-d43ba5b942a929732576e34c6ca0416e" rowspan="3">106</td>
                <td id="table-cell-4efb3e9794f9eda6d79f3265a6a299da" rowspan="3">.131</td>
                <td id="table-cell-e7d2dd3746e708c8d9057a005c434329" rowspan="3">Normal</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-fd1f880f439fc43de16ee03ab841fabd" />
              <tr id="table-row-3138ec0903aa93765de4702f4d38d45a" />
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-35">Hasil uji normalitas mendapatkan nilai signifikansi <italic id="_italic-101">Asymp.Sig (2-tailed)</italic> sebesar 0.131 &gt; 0,05. Maka dapat dikatakan bahwa residu yang dihasilkan dari model regresi memenuhi asumsi normalitas.</p>
        <p id="_paragraph-36">Uji asumsi klasik selanjutnya adalah uji linieritas, tujuan dari uji asumsi ini adalah bertujuan untuk mengetahui apakah dua variabel atau lebih memiliki hubungan linier secara signifikan atau tidak [31]</p>
        <table-wrap id="table-figure-b8c8719e8b793589d7c16f2667d1938b">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-27">Uji Linieritas </bold>
            </title>
            <p id="paragraph-d3f295bfbe27a8906afb6bc50ec77c65" />
          </caption>
          <table id="table-ceb578fcf128e9ba8b1b40035351c061">
            <tbody>
              <tr id="table-row-d72166a9548b867ad50b7afe2982a34e">
                <th id="table-cell-f740ba05a1691b1bf28283563b342dde" colspan="2">
                  <bold id="bold-1">Variabel </bold>
                </th>
                <th id="table-cell-81cc49603ebace88739390e4be320f57">F</th>
                <th id="table-cell-9cab2e0ee058e7cb4c3be49fe9c7da0b">Sig.</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-d1fb7883294b7ba4bf54ac2bb74730a9">
                <td id="table-cell-27874fe028de3e0b0ce75da82b2e2174">PWB * Religiusitas </td>
                <td id="table-cell-4b30ffb6ecc032664c80814d91e693c4">Linearity</td>
                <td id="table-cell-f145957a61fcde18b7eea704195f45c6">9.648</td>
                <td id="table-cell-01998f2ca371b945f3bd182530a1843d">.003</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-190ce2d05c70c8e97ecf2464ce450cca">
                <td id="table-cell-a4cc21d973fbcf348ba9bcc8424cc177" />
                <td id="table-cell-1bac892406643537abf999c5fea850c1">Deviation from Linearity </td>
                <td id="table-cell-911e2ad709c03ebdd9f55c5c185ee509">.676</td>
                <td id="table-cell-a9f0362fda8926d050dfd86cf0975db5">.886</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-16258e31b8502c91bd64a2f4ab1d1ea3">
                <td id="table-cell-aea35b7dd98f86da5709931ea6cbca3b">PWB * Kecerdasan Emosional</td>
                <td id="table-cell-d425683ace5973cf301f0eea0e674c6c">Linearity</td>
                <td id="table-cell-dd13abbe948e6bedcd008fe088b5a340">36.621</td>
                <td id="table-cell-bce2c019131292fa5e56b9d8ad0f4dae">.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d7be723a326e3511e914f7b842632258">
                <td id="table-cell-49ecec76493b9eeba3b9d7aed6b1dfa7" />
                <td id="table-cell-a854c93135840dfbb6dd30f7c8d52993">Deviation from Linearity </td>
                <td id="table-cell-411b9f4b14d8adc7510e2ed25f4f0c39">1.038</td>
                <td id="table-cell-4e7cce7e89f0f524c9c0d9a31bc18737">.437</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-39">Dari hasil tabel 3 uji linieritas, variabel Religiusias dengan <italic id="_italic-102">Psychological Well Being</italic> mendapatkan nilai sig <italic id="_italic-103">Deviation From Liniearity</italic> sebesar 0.886 &gt; 0.05. Maka variabel Religiusitas (X1) linier dengan variabel <italic id="_italic-104">Psychological Well Being</italic> (Y) dan pada variabel Kecerdasan Emosional dengan <italic id="_italic-105">Psychological Well Being</italic> mendapatkan nilai sig <italic id="_italic-106">Deviation From Liniearity</italic> sebesar 0.437 &gt; 0.05. Maka variabel Kecerdasan Emosional (X2) linier dengan variabel <italic id="_italic-107">Psychological Well Being</italic> (Y)</p>
        <p id="_paragraph-40">Selanjutnya dilakukan uji asumsi yaitu uji multikolinieritas, uji multikolinieritas ini berfungsi untuk melihat ada atau tidaknya <ext-link id="_external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href="">korelasi</ext-link> yang tinggi antara variabel-variabel bebas dalam suatu model regresi linear berganda [32] .</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-31">Uji Multikolinieritas</bold>
            </title>
            <p id="_paragraph-42" />
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-3c798f14dd6fd92ce1c5347ca3602352">
                <th id="table-cell-1cbecedc69a9832285be9611b40d8a55">Variabel</th>
                <th id="table-cell-46beb966f9380997f3b498e526fa9804">Tolerance</th>
                <th id="table-cell-2283921b4f779ab677f551d5942c1442">VIF</th>
                <th id="table-cell-647eea2f79fa35fd2b67e0ae3962245a">Keterangan</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-931cb72f57ed3c30e5451aa485414427">
                <td id="table-cell-b5f39510851535f0264b4a95c3d9b38e">Religiusitas</td>
                <td id="table-cell-24311b052cd5fb96dc0f592014ab7dc6">.771</td>
                <td id="table-cell-3e782ea25fce7f5ada0348a7a5749d6d">1.297</td>
                <td id="table-cell-66fb4c87f32ee693f8cffd65aa6f1e30">Tidak Terjadi Multikolinieritas</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c318d3dabfcc0596042e1c9c0cd6813e">
                <td id="table-cell-5fa4cdf1463f49f72e074e1a18f90a47">Kecerdasan Emosional</td>
                <td id="table-cell-dbada6d36e632703060f15bda194d9d4">.771</td>
                <td id="table-cell-4a04ab5aaa1c55d586b080dfce50b5be">1.297</td>
                <td id="table-cell-63e18f55ab5d68d6e9c123a073f9d14f">Tidak Terjadi Multikolinieritas</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-43">Adanya multikolinearitas dapat dilihat dari <italic id="_italic-108">Variance Inflation Factor</italic> (VIF) jika nilai VIF &lt; 10 maka dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas. Dari tabel 4 menunjukkan VIF menunjukkan angka 1.297 &lt; 10.00. Mengacu pada dasar pengambilan keputusan, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat tanda-tanda multikolinearitas pada kedua variabel.</p>
        <table-wrap id="table-figure-ee4d50a1c5fed66c9d3ef3e6625b7dc6">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-36">Uji Hipotesis </bold>
            </title>
            <p id="paragraph-7161149e0912b9598b284434b446fd76" />
          </caption>
          <table id="table-4da652b6128e9345980231794b453fde">
            <tbody>
              <tr id="table-row-1e7df13878073305a1dbe6a93ae9a180">
                <th id="table-cell-2c086f86c5ed705bb2e96c65f09c6f57" colspan="2">Model</th>
                <th id="table-cell-f8f3aee6a9dd3859ca53adc29b4c2ba7" colspan="2">Sum of Squares</th>
                <th id="table-cell-265804ee750d6deedcdc8be6d1261384">df</th>
                <th id="table-cell-75390eceeecf9bdcdbc5e0de9019e86a">Mean Square</th>
                <th id="table-cell-a9483ff5360b0c16be1bb03724584ae7">F</th>
                <th id="table-cell-6a97a363740181e469ed4498b2601029">Sig.</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-4b76be9b6e0911c0fc1b9c903b42b2f3">
                <td id="table-cell-3c09cd279d9daa044a78054e60af24a3" rowspan="3">1</td>
                <td id="table-cell-06e9ccc36bfe92a81171b3c756f409be" colspan="2">Regression</td>
                <td id="table-cell-7737bee68dee80c3c036cc55debef7d4">1529.021</td>
                <td id="table-cell-e5a1b63346da014186d1425f2a1a727c">2</td>
                <td id="table-cell-f3fd7335e4aee7f536a940bb8b7b442d">764.510</td>
                <td id="table-cell-17e951618b91dd2b0d3161c7e8b8a889">18.367</td>
                <td id="table-cell-729998213c2d96a4eaa5e4801b9a6d6c">.000b</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a978f8511b327b92b4a8b1c2cb4978c5">
                <td id="table-cell-24016bac581fab821a521938d0aa786d" colspan="2">Residual</td>
                <td id="table-cell-93750891f2e7916ae4f98b5b2db8faa2">4287.328</td>
                <td id="table-cell-270c7a31b6aca3ee4938ca4c67f83d5d">103</td>
                <td id="table-cell-05f356caa650aebc0353ded303b53439">41.625</td>
                <td id="table-cell-1b695176c46a5caae8e74f68cec0660a" />
                <td id="table-cell-ef5d4b4b7c38f392f28099a6c45baffc" />
              </tr>
              <tr id="table-row-19d658a791a63473b10f971caeaf18bc">
                <td id="table-cell-234f8f5e8008b6ae9b216a0ebadad495" colspan="2">Total</td>
                <td id="table-cell-9252ced5c1912e83613c12cbab099c0e">5816.349</td>
                <td id="table-cell-c542ac01c9eb78866a0a8ade01f9d42f">105</td>
                <td id="table-cell-2cca64062d8560050901af6d8a418a84" />
                <td id="table-cell-34b767faf97eb39af09626660bcf4136" />
                <td id="table-cell-d8daaf97404f65a6d1f06fc4162e9e3c" />
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-46">Hasil uji hipotesis mayor pada tabel 5 menunjukkan hasil koefiesien F sebesar 18.367 &gt; 3.08 dalam (p=0.000 &lt; 0.05). Artinya, variabel Religiusitas (X1) dan Kecerdasan Emosional (X2) berpengaruh secara simultan terhadap <italic id="_italic-109">Psychological Well Being</italic> (Y) remaja panti asuhan di kecamatan Candi . Selanjutnya, dalam penelitian ini dilakukan uji determinasi untuk untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat (dependen) [33].</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-43">Uji Determinasi</bold>
            </title>
            <p id="_paragraph-48" />
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-abe1d267454da836daea7402262b0370">
                <th id="table-cell-8839dc5a797d378163640efb0e9efb18">Model</th>
                <th id="table-cell-ff574db15617891f0fd95a1be8904753">R</th>
                <th id="table-cell-27be13b674af84e0faafa9548f8513eb">R Square</th>
                <th id="table-cell-aa3919801de92c2a40cd946609a70533">Adjusted R Square</th>
                <th id="table-cell-5be6cf1d9a179ede61a0a362ac96fc2d">Std. Error of the Estimate</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-95be7c758a1b66257013415d043b5c5e">
                <td id="table-cell-404587f653b6cfc5d84c3fc332081f2b">1</td>
                <td id="table-cell-06cb8db726d42c16101e9ac0ef5faf62">.513a</td>
                <td id="table-cell-5077851edbbe6893ca4a846069d726c9">0.263</td>
                <td id="table-cell-e901b93a8c08f8892320739cf7d9a203">.249</td>
                <td id="table-cell-04053162c5b1c791daf0285f674d90a1">6.452</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-49">Hasil uji determinasi yang telah dilakukan menunjukkan sumbangan efektif secara keseluruhan apabila religiusitas beserta kecerdasan emosional secara simultan mempengaruhi <italic id="_italic-110">psychological well being</italic> remaja panti yang ada di kecamatan Candi sebesar 26,3%, dan 73,7% disumbang oleh faktor - faktor lain yang tidak dipertimbangkan penelitian ini.</p>
        <table-wrap id="table-figure-da62da47f3aa0ff1fb2c6325ffac5154">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-6e87d59f78c130c0d6824c8115edf734">Uji T Religiusitas terhadap </bold>
              <italic id="italic-1a49ef40e74c256c2b82f0979b53f666">
                <bold id="bold-931233df947d11361e953ade6fc36e5a">Psychological Well Being</bold>
              </italic>
              <bold id="bold-931233df947d11361e953ade6fc36e5a" />
            </title>
            <p id="paragraph-77f41f058dc3710213d74a0a7a3b516a" />
          </caption>
          <table id="table-87c0b28e49b9cdac7e5caf27b159f287">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6a82b6f319e4788d1c784aa5d7c3848f">
                <td id="table-cell-9d7f3fb8e20397ccf25d8219fb36b94d" rowspan="2" colspan="2">Model </td>
                <th id="table-cell-80e5591ec1d791dd3fe57e51127d0633" colspan="2">Unstandardized Coefficients</th>
                <th id="table-cell-7ebef8b09a4bd03e1402ca2213f1237a">Standardized Coefficients</th>
                <th id="table-cell-1fdd7119a66f192066493fe53c5d0cfc" rowspan="2">t</th>
                <th id="table-cell-d8e03c881f1e00999dca2726d3d9d129" rowspan="2">Sig.</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-3d1e84e308dfcd20120adaa69b8dbf22">
                <th id="table-cell-eb252b23188919043e4c7505bfc7db17">B</th>
                <th id="table-cell-e3a9123e33e27016f84582c0a1e6a2c5">Std. Error</th>
                <th id="table-cell-d5cc3de788bb99b2461f6e19f2c1ca6f">Beta</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-303d3d97cdbc5c866cc1a0e641c9a23d">
                <td id="table-cell-414bf5f51104d1055d8c5d000624e6d4" rowspan="3">1</td>
                <td id="table-cell-0777d83649cb19b701cff2d86f524d04">(Constant)</td>
                <td id="table-cell-87c31b579560450481f9a825df00d8ab">12.610</td>
                <td id="table-cell-0b03225e4c23ec9566e28d12e0013f7e">7.563</td>
                <td id="table-cell-d93216c62356aed2615d752a0a4aece5" />
                <td id="table-cell-b93a7e2796ab5c23c67c670adf87f411">1.667</td>
                <td id="table-cell-09e2a4fbc60e04cd48dfe834999c55fd">.099</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2f5a028606ae89fcae62f04a7c4a7a66">
                <td id="table-cell-47c6f735d228ec55f0655cf8e6157824" rowspan="2">Religiusitas</td>
                <td id="table-cell-97e30df5f772f4194cb24eee0df6b5e6" rowspan="2">.072</td>
                <td id="table-cell-9ccd7b1b17a928ae05cb8b744fb971a5" rowspan="2">.086</td>
                <td id="table-cell-f30c0fb79750b20f6ec75a1c12eb685d" rowspan="2">.080</td>
                <td id="table-cell-23b44a35fa4c227e94ddec682d90464e" rowspan="2">.834</td>
                <td id="table-cell-f000cc68caaacab1483413bc9c5113da" rowspan="2">.406</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ff6db188e6536587829529faab4cff94" />
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-52">Hasil tersebut menunjukkan nilai t hitung &lt; t tabel (0.834 &lt; 1.983) dengan nilai signifikansi 0,406 &gt; 0,05. Disimpulkan bahwa Religiusitas (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap <italic id="_italic-112">Psychological Well Being</italic> (Y).</p>
        <table-wrap id="table-figure-6b0fa53e2852cfb04153a1715497376f">
          <label>Table 8</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-5bcffccc37fe88b47010638fcf4a817b">Uji T Kecerdasan Emosional terhadap </bold>
              <bold id="bold-fdc8ec58e73e7fe07610b7dc3eeb0593">
                <italic id="italic-234bf25025bc0bf9db03fbb296ca394d">Psychological Well Being</italic>
              </bold>
            </title>
            <p id="paragraph-b0f06d8ac2d20c289f96a6e37e6d1744" />
          </caption>
          <table id="table-3bd36ace1a4e5afb93f900e9fa6f9596">
            <tbody>
              <tr id="table-row-b1cc11b3aaf0e85c3b8f53a6f274d43b">
                <th id="table-cell-1466b63fa35db41ce85ca89390076b26" rowspan="2" colspan="2">Model </th>
                <th id="table-cell-85fd640f8be61de921e6365eb57ece0a" colspan="2">Unstandardized Coefficients</th>
                <th id="table-cell-6968d522c722945e43bc742a21c9db1e">Standardized Coefficients</th>
                <th id="table-cell-bfa2fa3c2a7d1ff69d4a3fba1e6c2518" rowspan="2">t</th>
                <th id="table-cell-4ac195c4328d5b05abdaffe952a3364e" rowspan="2">Sig.</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-9d0db9a14719f05c3f86d8f6b0a6173c">
                <th id="table-cell-f66998790cba627cdf3354499a44845d">B</th>
                <th id="table-cell-cc205cbb9608a202a99aa6386f490d17">Std. Error</th>
                <th id="table-cell-e0cb52a11b6de6de0c834f3b1e40425e">Beta</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-fb24535a62b34e7fbad99010fc45db29">
                <td id="table-cell-a62db6ea7a182b3209a35b774d13701f" rowspan="3">1</td>
                <td id="table-cell-7ab83d65179276294764444f858abf69">(Constant)</td>
                <td id="table-cell-a7229ea05342bf67bb0eadd505954ff2">12.610</td>
                <td id="table-cell-75c8bb2ff3d71d5b748445f2f896b8a0">12.610</td>
                <td id="table-cell-6ac41609abbd3ac596b380fd7f973a5e" />
                <td id="table-cell-4d9223dada7166a86036ab5752de2da9">1.667</td>
                <td id="table-cell-ba162d6760931fdeff4c96c2c5bb2266">.099</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-60fb9f43e2c8d2818f919966c21c51e8">
                <td id="table-cell-fad70e3faa4d2c4bb8be99fac02c26e1" rowspan="2">Kecerdasan Emosional</td>
                <td id="table-cell-749da4cd27ecc78e83ca7470a0dc3cf8" rowspan="2">.377</td>
                <td id="table-cell-ac5d8566ed0a63b01654d1f06db922d3" rowspan="2">.377</td>
                <td id="table-cell-fdca873005b73603b51ad2523ddf476a" rowspan="2">.469</td>
                <td id="table-cell-2fbc94577164c740866c46a009b178e1" rowspan="2">4.871</td>
                <td id="table-cell-6c0f7cf71dfef0d396c1ec99e97f743d" rowspan="2">.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a82421ae1b48aa1c070ca0fa2aa3daef" />
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-55">Hasil tersebut menunjukkan nilai t hitung &gt; t tabel (4.871 &gt; 1.983) dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variable Kecerdasan Emosional (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap <italic id="_italic-114">Psychological Well Being</italic> (Y).</p>
        <table-wrap id="table-figure-a050f11b53f42828570be9ff385baef1">
          <label>Table 9</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-69">Kategorisasi Berdasarkan Seluruh Sampel</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-44f0933cbd8357a43e31371eb6fa2541" />
          </caption>
          <table id="table-9505d25bb471f8aea3dbd6aa1fcbd317">
            <tbody>
              <tr id="table-row-85fdd938c31bd0f6dc108c8e635bd9cd">
                <th id="table-cell-299eb4a48ca23f8f7289fa7bf0015b9e">Kategorisasi</th>
                <th id="table-cell-7763079b3255c3895e462dd4e68f5ac0" colspan="2">Psychological Well Being</th>
                <th id="table-cell-b01bed70f0b512b64465c0c6a833676b" colspan="2">Religiusitas</th>
                <th id="table-cell-73e67d508f95dbd48205dfad517fa42e" colspan="2">Kecerdasan Emosional</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-98ef9a67da48a0d0fe120245b21dd77d">
                <td id="table-cell-4f97b1ca400cc1626f3e914f5e815490" />
                <td id="table-cell-00213c49dd47996fef7f390041932c3e">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-14db558287e2f33d0c4f405646d6ebf2">%</td>
                <td id="table-cell-c2ff7d2405f38c116096cd3cc4c1a867">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-f270e223c533f2eb9700ee5f54becf09">%</td>
                <td id="table-cell-44730e91e57d6e1109faeb1031be57ba">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-463d570b77793a1bcb862eb8deaf0d3b">%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-87b3d9e130d112e3effd4ae620ec00f7">
                <td id="table-cell-22336966c7f6d28592fa3ba47414455f">Rendah</td>
                <td id="table-cell-a0e977784ed659a6163707425937eacd">15</td>
                <td id="table-cell-c43fdbac9fc55c23b963e43c4c570c85">14%</td>
                <td id="table-cell-35ef840658a92c702a24139ef6d0562e">17</td>
                <td id="table-cell-85001f7383f7d37c2160263dcd100df9">16%</td>
                <td id="table-cell-2a360c7b2aa171360c7d5547ed3e34b9">13</td>
                <td id="table-cell-65c75a3709c90a85e6d8e509de41fd9a">12%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-72458aef117cb92806fe84c49bf96acf">
                <td id="table-cell-07163e156ebb147e0cec480d85505f41">Sedang</td>
                <td id="table-cell-c9abe44b48b5fde107460c36d8e583fd">71</td>
                <td id="table-cell-7946fa5216c9c90491ac55188a1646d0">67%</td>
                <td id="table-cell-fa25c99659124071770c508e501c0bd5">69</td>
                <td id="table-cell-10e4ba6c5997130232d83ec24ae6b731">65%</td>
                <td id="table-cell-ec648feee70227fe82f0c2e4a1da983c">68</td>
                <td id="table-cell-d738326ad1c2abc6f66fd5bc895e14a2">64%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ae97391d749058e458874084947ad03b">
                <td id="table-cell-0334a7d94decc06e862c004228a2df46">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-44cd6fd0bc7a71a58e4b1f70d385ca9f">20</td>
                <td id="table-cell-3136d6c2c348ac2530ca5c1d5cfa105b">19%</td>
                <td id="table-cell-8fd58b916dbb1ece22e480d3b61a9892">20</td>
                <td id="table-cell-9c562286d7f8c0a9c52a442e8d858000">19%</td>
                <td id="table-cell-65fbd118784ffb90cb18cdb74b8dd076">25</td>
                <td id="table-cell-6308c8952f9a8ef7ba206b85c20ac9c9">24%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-00fad5fbb5841becaf46997c198ffb70">
                <td id="table-cell-ca48f838a91fb28d6e7962bba5873759">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-177743dc1bc62b4f114839203fb90363">106</td>
                <td id="table-cell-e591f1039921a0a00c944e48dbb7819e">100%</td>
                <td id="table-cell-8a02be030501726475ddcccfa25750e8">106</td>
                <td id="table-cell-dc5bdaf9121c60c0d256b14811598f30">100%</td>
                <td id="table-cell-7ce0c276cab2977eb92cc6e6bc72b5d5">106</td>
                <td id="table-cell-2198dda040451a2c4a3339b55b3e3825">100%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-58">Tabel 9 menunjukkan bahwa pada variabel <italic id="_italic-115">Psychological Well Being</italic> terdapat 15 subjek dengan <italic id="_italic-116">psychological well being</italic> rendah, 71 subjek dengan <italic id="_italic-117">psychological well being</italic> sedang, dan 20 subjek dengan <italic id="_italic-118">psychological well being</italic> tinggi. Pada variabel religiusitas, 17 subjek termasuk dalam kategori rendah, 69 subjek dalam kategori sedang, dan 20 subjek dalam kategori tinggi. Pada variabel kecerdasan emosional, 13 subjek termasuk dalam kategori rendah, 68 subjek dalam kategori sedang, dan 25 subjek dalam kategori tinggi. Tabel 9 menunjukkan bahwa variabel <italic id="_italic-119">psychological well being</italic> memiliki persentase terbesar sebesar 67% dalam kategori sedang, variabel religiusitas sebesar 65%, dan variabel kecerdasan emosional sebesar 64% dalam kategori sedang. Selain, mencari kategorisasi berdasarkan selruh sampel, peneliti juga menghitung kategorisasi sampel berdasarkan setiap panti.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-10">
          <label>Table 10</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-75">Kategorisasi Berdasarkan Setiap Panti </bold>
            </title>
            <p id="_paragraph-60" />
          </caption>
          <table id="_table-10">
            <tbody>
              <tr id="table-row-a0631e030256ddfe2c45a886cf604468">
                <th id="table-cell-4bebee8db490a79eccead6535d2b5b9a">Asal Panti</th>
                <th id="table-cell-837e9480b5403b7f987af1091ec26764">Kategorisasi</th>
                <th id="table-cell-1ae4e2f5f33e5f4609ffe9d8dd9ffc72" colspan="2">Psychological Well Being</th>
                <th id="table-cell-1f0c9c92f692f294c95c2d22be1c5943" colspan="2">Religiusitas</th>
                <th id="table-cell-2d1caf28d20e44038cf3e69e8a47e853" colspan="2">Kecerdasan Emosional</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-c53bc9380b5374557fd9721318f952a8">
                <td id="table-cell-75c4602c485cb0cca3b3fc65e86af03e" colspan="2" />
                <td id="table-cell-282201890f3a141487d18d00de5b12dd">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-ebd1cbc601f13a7e257115f62329fea1">%</td>
                <td id="table-cell-eb76bf120eb0fa3d3629a3199a321303">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-59e3c1451617886aa293b159b379536b">%</td>
                <td id="table-cell-ac10a18174444ce74bb32385699b6ec2">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-5363bc25e23a93194ac6a48739d8599a">%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1e6bca3aad321ca8632186eea0467a28">
                <td id="table-cell-1754a4174cb72006a177d7f1ede44e30" rowspan="4">Al Muttahidin</td>
                <td id="table-cell-261942fc3307e291dfb6579cc73de3ab">Rendah</td>
                <td id="table-cell-e13b4d2e75676214244eda3052c9c8b9">1</td>
                <td id="table-cell-cff1740a1a53a675d63dfc8a6b28fa70">11%</td>
                <td id="table-cell-859052794a2f8b194a7e0caa98d06177">2</td>
                <td id="table-cell-8ae127234bad69efe3e854932c58ad84">22%</td>
                <td id="table-cell-7d187f8b38b7459a991b531ce1405cb5">2</td>
                <td id="table-cell-6f46bff43bf0693b6b79b3b4c9efc8eb">22%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6a8669b74bcc1abe710c944c0b2422fd">
                <td id="table-cell-08fea29f2ba52a188c5cc67af7239b29">Sedang</td>
                <td id="table-cell-d213ceea31a074aeb04c7f22615d9032">6</td>
                <td id="table-cell-11a853fdc52897b5096633401f9be967">67%</td>
                <td id="table-cell-425d687d58d0c9f07fc44918b6e9fe62">6</td>
                <td id="table-cell-aa5777aecce9f2cdb002d0087988d095">67%</td>
                <td id="table-cell-d4dacece5054edf6762c3cd781cd53aa">6</td>
                <td id="table-cell-84266b1912a15a43a90959691129b331">67%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c5ae8aebd2d5c61b2f8e6920f0a26bdd">
                <td id="table-cell-255c7ff8df60b4b89dc60c56ec26e8ce">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-7dcd126c40dcf0ca6b384dda03e7d77c">2</td>
                <td id="table-cell-ddde4f85a506278d2790ed5b35743229">22%</td>
                <td id="table-cell-fb490c3982059172b5e02e22a582b433">1</td>
                <td id="table-cell-31cdd4967cafae5a10e2146cf08f8e82">11%</td>
                <td id="table-cell-56da35d46ab5e1c59dc8c37655feafb3">1</td>
                <td id="table-cell-c2029b5703ccb757b8dccf7e5491f770">11%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-adc15729dc409284b5305f96118b91ed">
                <td id="table-cell-6ade4f3ff811c8f12b581e7a9c696e27">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-e2486f8b38e497f53008276e4829259f">9</td>
                <td id="table-cell-68104cadab929a048fb5b21b57d4129e">100%</td>
                <td id="table-cell-5ad227cabcb4d87806c608f52d1465e0">9</td>
                <td id="table-cell-47c75265d7c4f8d0aa30c075fcf5201a">100%</td>
                <td id="table-cell-d895e12312c2a73601f1b777154b4b95">9</td>
                <td id="table-cell-2262feb6ff04950b68091410e2a78370">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ad96e0a37faf30407b6a21ef84fe1699">
                <td id="table-cell-d560092f5351a2b6f5c3ba32d39ad2e4" rowspan="4">Al Mubarak</td>
                <td id="table-cell-4732317f3b9784aac502a7182a74f1e4">Rendah</td>
                <td id="table-cell-6e32abef47624d24f0f823f4e380d5f9">0</td>
                <td id="table-cell-1214587dd7afcb80a8c1cc91f46db2bd">0%</td>
                <td id="table-cell-b524bd2af5abe77a8159cf313ad8f20e">5</td>
                <td id="table-cell-ec3bf7a2efe51e37a4cbe899f457dd1a">38%</td>
                <td id="table-cell-0256c71d50a0f2a485c3c9b3b09d59dc">1</td>
                <td id="table-cell-12dcba83da2712b3cb6cb1771f62f553">8%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-83166f09b7cdb2c94e077c62328a46a5">
                <td id="table-cell-c36029b07cf70a28d71bf0c8a4fb8416">Sedang</td>
                <td id="table-cell-34bd149b4433b883d7e2b753205c19c6">9</td>
                <td id="table-cell-df9eecedf230b70d86147dc4e6338ab4">69%</td>
                <td id="table-cell-88bdcc85edbb300e00a7ceed62c0fe28">7</td>
                <td id="table-cell-ca3640f237415d02d99535bcdb72026b">54%</td>
                <td id="table-cell-38a2ac3f7f5a389457c532a2a3c566d2">8</td>
                <td id="table-cell-25ffd1cba1bfd8e8d830cb5969a7f34b">62%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b5a5d937e42116d030b3486eecc4363d">
                <td id="table-cell-3b87d95b620363580d996d8cae98d9a0">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-898b7ea44cd102456fc0d0111e44eb44">4</td>
                <td id="table-cell-2d16f2fa18665860bdeb531fe8fc71e4">31%</td>
                <td id="table-cell-ef8ac9d5ca7065e3cfb8f6285137e56d">1</td>
                <td id="table-cell-bf0429a19fb0f3965a6d057cc3580a9f">8%</td>
                <td id="table-cell-ec7e6fbcc39b1af1837a1b32ad431fb1">4</td>
                <td id="table-cell-7587c505544b48f27604dd48d4e294a0">31%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4634978c0029c755ad87d2962f304668">
                <td id="table-cell-3fc1c4c138b7a01b005dfa764a5cee22">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-f5e29430fed968294c62c6b637ce0a0a">13</td>
                <td id="table-cell-eb6cdd48927ae4cc746bb6ef50ee5fdb">100%</td>
                <td id="table-cell-c1d9ef3916edc5a52d33759fa6d3c092">13</td>
                <td id="table-cell-d49926db66b059fb265ad52f593b5f04">100%</td>
                <td id="table-cell-d1668aa3598defa38b6a03bbd63ac382">13</td>
                <td id="table-cell-c926a58ab3670c53518da52cbd3fbdf5">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b523a74fe20871713b4ad9a9227c8842">
                <td id="table-cell-0ec5d856941b2e069dd0d7243397398d" rowspan="4">Mizan Amal</td>
                <td id="table-cell-659427839352cd7de79c237790e2dd29">Rendah</td>
                <td id="table-cell-f9d2d47ce2c1b46d08a7a731aea53262">6</td>
                <td id="table-cell-4b9557f0a2891739cca8a62bec560ddb">21%</td>
                <td id="table-cell-025cffd9dd76bd465e43eb99dbc969fd">1</td>
                <td id="table-cell-952dbed140f9d8e5a698016786e5f075">3%</td>
                <td id="table-cell-6523eca9e7e619ef5fc08b3672d3a28f">3</td>
                <td id="table-cell-ea129f3300e169615f98f79d808bd7ac">10%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2965b58e98a39ec9918550de001b1d8a">
                <td id="table-cell-3fde7c2a1cb44586feb31c7cf81f5abb">Sedang</td>
                <td id="table-cell-1607baa6f1a31d5f29082b19120f4c4a">18</td>
                <td id="table-cell-321001685ed68273250cf29dcc110960">62%</td>
                <td id="table-cell-2372de0c9602d9fe37e062544c89cfbe">23</td>
                <td id="table-cell-e78a2dadb88153f3ed663156a0a206b1">79%</td>
                <td id="table-cell-b43398085cf899d2c9a0c6eb72cbde8e">21</td>
                <td id="table-cell-3eccc8542cb9bceb35c34a4ecd5b6629">72%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-109b078f13cd2c8ff01c2a069ea2e56b">
                <td id="table-cell-66684288431ea362896ffda6695a53da">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-23285380be12de71e746c8750f91e0a3">5</td>
                <td id="table-cell-a9e9f619a7799500db44eb40e18e2de0">17%</td>
                <td id="table-cell-5260a1ed8ee6647065edac97c1c48f29">5</td>
                <td id="table-cell-a306d6ce390dc42c458460aa73763c8f">17%</td>
                <td id="table-cell-26e4d70db4c4a4674ea432f0efe8002f">5</td>
                <td id="table-cell-ea9dacba4fc7ba0ed83bf96163d9bf84">17%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ce628547909bdd7695add341239288e4">
                <td id="table-cell-d848c8a9d0043b9aa4b712beaaae9c5b">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-576559361ce460abe9d9b01f287bbd73">29</td>
                <td id="table-cell-9cb0b46ac84c2fe0c6227c27e6a96cc3">100%</td>
                <td id="table-cell-c205143cd89d52d618cc933dd9a87dcb">29</td>
                <td id="table-cell-2bc2333c4c35655d726f80f153821415">100%</td>
                <td id="table-cell-e5abfbd9b91fa1b25b08ae01e769f80a">29</td>
                <td id="table-cell-31e92fba5fe4c25f0e82c7067386f5ba">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0a13314f8b4de50cefc05f374cd5ddf5">
                <td id="table-cell-efcbc72ee4f9ed4d4c2c15f105035f07" rowspan="4">Ar Rahman Ar Rahim</td>
                <td id="table-cell-8a6a558afb4fe65d781ca468dae8a098">Rendah</td>
                <td id="table-cell-55fc8922a1b766b8d8bcdd499b753d55">5</td>
                <td id="table-cell-6a3c497f91b970debbebc534a3ce9be6">16%</td>
                <td id="table-cell-ab9bac93318cca879b9eed71c11757f5">5</td>
                <td id="table-cell-b59040a3896ca22accda206d81eefde8">16%</td>
                <td id="table-cell-0368bcd0e38e0b523211e91eb5237649">4</td>
                <td id="table-cell-eb16bcb83f1235ca6000a58734140c6c">13%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a445086fd901d165aee873fd4b114e8b">
                <td id="table-cell-bb4b6a31234e1d0c17da770d1ac9da04">Sedang</td>
                <td id="table-cell-96a8748c5bcaf074482b9832387713f6">21</td>
                <td id="table-cell-67afb9eabed499f63f9812ce9793c871">68%</td>
                <td id="table-cell-0eb44020221101936648c250cdc1abb4">15</td>
                <td id="table-cell-ac546bbb4dbd14e48e0170bb4c8558bd">48%</td>
                <td id="table-cell-39d57d21f6eda1ff4c8fcd0bba6aea9d">17</td>
                <td id="table-cell-2c2b0bf24a34b78571a1d7e5ced74467">55%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ad049868fffcd7e86f99c4a597d1e7a5">
                <td id="table-cell-c64ee268b2e81e2cf0d673f6483b242b">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-388b6bfd5fa65abfd238c3a84a3d7818">5</td>
                <td id="table-cell-799f6ff1e0bd90983ed9d00847dd26f3">16%</td>
                <td id="table-cell-588e924288ed05c5710637634fb9fa2a">11</td>
                <td id="table-cell-5bfbd5fbdf58ac58399b788cff1e19c4">35%</td>
                <td id="table-cell-8c4834d45b6bd096eb7f956dcfe1d2ee">10</td>
                <td id="table-cell-3ef58f5b8e2bfc84ebd2f64829303f08">32%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-28fd8f97b8b242785d37735fadc55f47">
                <td id="table-cell-44261fad0511ff4693cb879a3db985be">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-b788b70c6a46bc4c8bed9f8b1a0c3ac7">31</td>
                <td id="table-cell-dc9539cd7d545cb468f13e0897683139">100%</td>
                <td id="table-cell-ede2ba2249b93b9c7c859cda20640521">31</td>
                <td id="table-cell-1c84d552b7908534d1efb62ac2a31228">100%</td>
                <td id="table-cell-12b315aa00fe99e6413983ec701fb5b3">31</td>
                <td id="table-cell-78e142839222bffc014d12832f7dbdcb">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9b55a43556d46215137fe53b46c54cf3">
                <td id="table-cell-6b44439f51aaa06301fbc66b0eb46b4b" rowspan="4">Al Firdaus</td>
                <td id="table-cell-295a794d45e377c86456064ec7d2c6e8">Rendah</td>
                <td id="table-cell-aed4b7eecc8cda41bd572d8c6397a34b">2</td>
                <td id="table-cell-f4983380c0a8665ce66d4a1cd794630e">15%</td>
                <td id="table-cell-23cfd655fa887870667bdc08b228592a">1</td>
                <td id="table-cell-b9776552d81628d30747804443714519">8%</td>
                <td id="table-cell-dbc2002f830323b65f5c083228eaa297">2</td>
                <td id="table-cell-46292dd1874007741d58d4429b4dfc3f">15%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ba081fd53d40dab51829d68f58d20690">
                <td id="table-cell-b51ded907604a1f8622b920e6d46a96b">Sedang</td>
                <td id="table-cell-5c97404a26d03fed0f3d9eb625b02757">8</td>
                <td id="table-cell-90acc66b8a6e6174792406cbbe28659b">62%</td>
                <td id="table-cell-f0451efd7ff231230d90a21ea7ea3d20">11</td>
                <td id="table-cell-ae6ef8fcc8b14f21bc12f3e548896020">85%</td>
                <td id="table-cell-f03345302b7a27462849fe172350163f">7</td>
                <td id="table-cell-7dcc992572840004e005194d78fa786e">54%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-19b840ec7a544afc83fe1cbde2e0af12">
                <td id="table-cell-2832405e1abb2636ae8c0ce3e3b37eac">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-6c1be8c6fcaca61e73bae907b843d0ba">3</td>
                <td id="table-cell-598a4ac64c0e48b58f854c1350e34dcd">23%</td>
                <td id="table-cell-f7e39a03427cf2b36456d48933f572ff">1</td>
                <td id="table-cell-c0b6bcddf73cf26d4248b9236c4d356f">8%</td>
                <td id="table-cell-16324760158b6ad79e98f686a041cd86">4</td>
                <td id="table-cell-b6878c29f678b088eab323970b2d2edc">31%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-523521568f3592fa5ee2bfeb2e4913b0">
                <td id="table-cell-9ae8cc2e09f6d10b8536966c84293649">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-a949dde5a93625fa3b964da5586d209c">13</td>
                <td id="table-cell-927766cd59dff70770c7aced93ef6781">100%</td>
                <td id="table-cell-a9d517e1c6061c071e3be586db5a6ee3">13</td>
                <td id="table-cell-32e53480780a206def3a7c4de2455daf">100%</td>
                <td id="table-cell-17a5f11ab1d2f907231648df80b69239">13</td>
                <td id="table-cell-532dc7707799b5c0f4eecf0437feb5a0">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ff47d0cf6ae24344360774e00b627863">
                <td id="table-cell-ab7ef2f329b6529667a666866dfe854e" rowspan="4">Tazakka Binajah</td>
                <td id="table-cell-696294d68f1fab93783670153311fb2b">Rendah</td>
                <td id="table-cell-47c6a7be2ecc35d2344042cf8b8ea2fe">1</td>
                <td id="table-cell-d02608bcf05959bb2dd12140661a27c3">17%</td>
                <td id="table-cell-e1e9f259a94aa6d34e030ae99b421f26">2</td>
                <td id="table-cell-b5f1f932615e80d6c0553d950195eed1">33%</td>
                <td id="table-cell-d2669ff9914abd321c17579fc6eca5a9">1</td>
                <td id="table-cell-3b05d5307beb9b58b638b218ff9677c7">17%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2aa1d814651735aff7458590c53df28e">
                <td id="table-cell-6872efba869cad36305b90d85229fcee">Sedang</td>
                <td id="table-cell-a01ca783b2bfb63870700235c8887d03">5</td>
                <td id="table-cell-a3e2938f069e2d5cae4e2d2e3f7f7f2d">83%</td>
                <td id="table-cell-400c0f9a71ae332417d0bc803a912c94">4</td>
                <td id="table-cell-6e682da144251815e98bb81830c409c7">67%</td>
                <td id="table-cell-5bece1d0b050df288f35b2ed133f9696">5</td>
                <td id="table-cell-551f27671aed9dc2301ac939dc796d4b">83%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-817534c78840975e9a5a8d04ea9421ea">
                <td id="table-cell-6d7dfcfddfa572386b4ad240ec820246">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-6385651cd88be9a482e74f6bbcd28a85">0</td>
                <td id="table-cell-15409c826b50f28a1d4839f3b3cf3956">0%</td>
                <td id="table-cell-c86b8c5c533bb148943a9ad291cf90e2">0</td>
                <td id="table-cell-5452d00836925a08557c9f35cc8bbf94">0%</td>
                <td id="table-cell-28fff426802cb11f67a9e3735eeac2bd">0</td>
                <td id="table-cell-79fd6409fe9d81048567be5ee79f9537">0%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-eed4576cb2b4a0fb193151e0b939b412">
                <td id="table-cell-facb9ea945dd63db1bfed6aa806396f6">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-a5a99f9331198312854fc28a1ed64137">6</td>
                <td id="table-cell-d67fe48a396886185930d27e5e3aede0">100%</td>
                <td id="table-cell-2c7e382fb1c7e1c8d1b3c651581b2d01">6</td>
                <td id="table-cell-46904660d64cb09622de1260223efa3f">100%</td>
                <td id="table-cell-3055892687eaf47ef9eb799d3a39f979">6</td>
                <td id="table-cell-ff942741802db7f25e75c84b28a8018e">100%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-165a0c6258f59790373638f771f158f4">
                <td id="table-cell-2794f7e5e0ff33db50375ae433d6f7d1" rowspan="4">Al Maidah</td>
                <td id="table-cell-05b3a62b4c4db2f7f2e73d0b75edd78d">Rendah</td>
                <td id="table-cell-4fa8a691b17a6c57c207f6f42a7181c3">0</td>
                <td id="table-cell-22ce166ed05e1b5667549363a94d53dd">0%</td>
                <td id="table-cell-4626c1a86a4f79359102239083c54e78">1</td>
                <td id="table-cell-b3d7e676ad4e048bb199a84fd25c4269">20%</td>
                <td id="table-cell-394ea30211ee4bc4f6c0303a5fcfb9ce">0</td>
                <td id="table-cell-4a5103a8b956fe3c2a27463ff74d523e">0%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e62d0fd3e8acbd846c8338063cb9d8e4">
                <td id="table-cell-9a99b5d2ed58f5c2536320e86c83ae11">Sedang</td>
                <td id="table-cell-2529853afa14e34853dc4bd14ef52030">4</td>
                <td id="table-cell-f93abb852346539d4d0c11e177632267">80%</td>
                <td id="table-cell-a94661b6d2bfab9e19663e69031e634c">3</td>
                <td id="table-cell-ea2d25ac61deac2fc222122a651e7c41">60%</td>
                <td id="table-cell-4f7e22899576904e7ac3057a7973655f">4</td>
                <td id="table-cell-1371114db223628ae04afbfb510f0f4f">80%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c31033c009e890be87ea0929901fe76b">
                <td id="table-cell-f7e7e6438f6677b3349be1af6d8a96ac">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-a567c59243bb58d1480b8abf44168109">1</td>
                <td id="table-cell-32747dc6792ea0300d5600adac038012">20%</td>
                <td id="table-cell-0dbfe9bc400a5bc82cf188594809f501">1</td>
                <td id="table-cell-00cae942b49f9a8ad8c8ad85987e3678">20%</td>
                <td id="table-cell-9c46fcca83248816ed9d492da02d7862">1</td>
                <td id="table-cell-2f742d9c0f7ea11c2ca143ece0d004ae">20%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a59f393294b384b0eab39a97c777021f">
                <td id="table-cell-4605f7e0162821793ba26fe79c0dbdc7">TOTAL</td>
                <td id="table-cell-fd411ebf0af9929434a15fe8cdf37eb0">5</td>
                <td id="table-cell-e19da9cce4340ebc162b56251d87e1b5">100%</td>
                <td id="table-cell-0b446e03530ffa50579f27ce464b5e69">5</td>
                <td id="table-cell-4cddb9c335aae27710df3d8b95c4af46">100%</td>
                <td id="table-cell-4706bb3d7f2aa538b5a82a9bc9bfc347">5</td>
                <td id="table-cell-56a0831c1567196302150fb8c83626b9">100%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-61">Tabel 10 menunjukkan bahwa variabel <italic id="_italic-120">psychological well being</italic> didominasi pada kategori sedang di setiap panti, variabel religiusitas menunjukkan paling dominan pada kategori sedang, begitu juga dengan variabel kecerdasan emosional menunjukkan paling banyak pada kategori sedang.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-4a0de949fa36e7c413a6040f66bbafc3">
        <title>
          <bold id="_bold-82">B.    Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-63">Hasil penelitian menunjukkan uji regresi linier berganda mendapatkan hasil koefisien F sebesar 18.367 dan (p <italic id="_italic-121">value</italic> &lt; 0,05). Artinya hipotesis mayor dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh Religiusitas dan Kecerdasan Emosional secara simultan terhadap <italic id="_italic-122">Psychological Well Being</italic> pada remaja panti asuhan di Kecamatan Candi. Temuan ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh Pratiwi yang berjudul “Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Religiusitas terhadap <italic id="_italic-123">Psychological Well Being</italic> pada remaja SMA Negeri 12 Semarang, hasil penelitian tersebut menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05 yang artinya kecerdasan emosi dan religiusitas berpengaruh terhadap <italic id="_italic-124">psychological well being</italic> pada remaja di SMA Negeri 12 Semarang [22]</p>
        <p id="_paragraph-64">Religiusitas merupakan suatu keyakinan maupun pikiran individu dalam memandang dunia sehingga dapat mempengaruhi pengalaman serta perilaku dalam kehidupan individu sehari-hari [15]. Sikap Religiusitas yang baik akan memberikan pemahaman kepada setiap individu bahwa apapun yang terjadi dalam kehidupannya merupakan suatu hal yang telah dikaruniai oleh Tuhan kepadanya [4]. Remaja panti asuhan dengan religiusitas tinggi akan memiliki penghayatan yang kuat dalam menjalani kehidupan, salah satu bentuk dari penerimaan yakni menerima takdir Tuhan, atau segala sesuatu yang terjadi didunia ini atas kehendak Tuhan, sehingga tidak menolak takdir, menjalani penuh rasa syukur dan sabar. Penerimaan diri merupakan ciri utama kesehatan mental dalam aspek <italic id="_italic-125">psychological well being</italic>, yang menentukan kematangan seseorang, kemampuan dalam mengakui dan menerima berbagai aspek dalam dirinya baik aspek positif maupun negatif [34].Aturan-aturan atau ajaran dalam agama yang diyakini menjadi penuntun dalam kehidupan individu sehari-hari baik dalam hubungannya terhadap Tuhan yang diyakininya maupun hubungan terhadap sesama, aturan dan ajaran tersebut akan membentuk hubungan yang positif dengan orang lain baik dengan teman sebaya maupun dengan pengasuh panti [4]</p>
        <p id="_paragraph-65">Hasil analisis pengaruh religiusitas terhadap <italic id="_italic-126">psychological well</italic> <italic id="_italic-127">being </italic>secara parsial menunjukkan nilai t sebesar 0.834 &lt; 1.983 dengan nilai signifikansi 0,406 &gt; 0,05 yang berarti religiusitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap <italic id="_italic-128">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi. Sehingga hipotesis minor satu pada penelitian ini ditolak. Dengan demikian religisitas tidak bisa berpengaruh secara mandiri terhadap tinggi rendahnya <italic id="_italic-129">psychological well being</italic> remaja panti. Temuan ini sesuai dengan hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh Tsaqofah yang meneliti terkait religiusitas terhadap <italic id="_italic-130">psychological well being</italic> santri pondok pesantren Nurul Quran Al Istiqomah Bungah Gresik penelitian tersebut mendapatkan hasil nilai (Sig.) sebesar 0,927&gt;0,05 yang artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara religiusitas terhadap <italic id="_italic-131">psychological well being</italic> [35]. Meskipun pada beberapa penelitian religiusitas mampu mempengaruhi <italic id="_italic-132">psychological well being</italic> namun religiusitas bukanlah satu-satunya faktor yang dapat mempengaruhi tinggi atau rendahnya <italic id="_italic-133">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan. Banyak faktor lain yang dapat menjadi pengaruh atas tinggi rendahnya <italic id="_italic-134">psychological well being</italic> remaja panti. Temuan ini berbeda dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Tumanggor yang meneliti terkait pengaruh religiusitas terhadap <italic id="_italic-135">psychological well being</italic> pada remaja di era pandemi, hasil penelitian tersebut menunjukkan nilai p &lt; .001. Hal ini berarti terdapat pengaruh religiusitas terhadap <italic id="_italic-136">psychological well being</italic> kaum remaja [13]</p>
        <p id="_paragraph-66">Hasil analisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-137">psychological well being</italic> secara parsial menunjukkan nilai t sebesar 4.871 &gt; 1.983 dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 dengan demikian hipotesis minor dua diterima yaitu terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-138">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi. Remaja panti asuhan yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi akan mampu mengendalikan dan mengatur emosinya, memiliki tujuan hidup, mampu menjaga emosi positif, meningkatkan produktivitas dalam kehidupan sehari-hari, mampu menghilangkan emosi negatif dalam diri, mudah menjalin hubungan positif dengan orang lain, cenderung menerima keadaan mereka, dan mampu untuk terus tumbuh dan berkembang [22] Sehingga, remaja panti yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi akan berdampak pula pada <italic id="_italic-139">psychological well beingnya</italic>. Kecerdasan emosional dikaitkan dengan kemampuan individu untuk mengenali, mengekspresikan, mengatur emosinya dan menggunakannya secara adaptif [14]. Remaja panti seringkali seringkali menghadapi tantangan emosional yang unik, termasuk kehilangan orang tua, perpisahan dengan saudara maupun kerabat maupun kurangnya dukungan keluarga yang konsisten [23]. Kecerdasan emosional memainkan peran penting dalam <italic id="_italic-140">psychological well being</italic> remaja panti asuhan, remaja panti asuhan yang memiliki kecerdasan emosional yang baik memiliki keterampilan dalam mengelola emosi, merasakan emosi diri sendiri maupun orang lain [36]. Remaja panti asuhan yang mampu memahami emosi diri sendiri dan orang lain akan lebih berhati-hati dalam bertindak sehingga menghasilkan interaksi yang positif dengan orang lain baik dengan pengasuh maupun dengan teman sebayanya, membantu remaja menjadi lebih mandiri karena secara emosi tidak tergantung pada orang lain, akan lebih memahami tindakan yang perlu diambil dalam suatu kondisi dan tidak memerlukan orang lain untuk membantu mengambil keputusan, kemampuan mengendalikan emosi juga membantu individu berpikir jernih, sehingga mampu mengevaluasi diri secara objektif dan menerima diri sendiri, dengan berpikir jernih remaja dapat melihat situasi lebih objektif, mengontrol emosi negatif, dan memanfaatkan peluang untuk meraih masa depan.[37]</p>
        <p id="_paragraph-67">Hal ini didukung oleh penelitian yang pernah dilakukan Chairani terkait pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-141">psychological well being</italic> remaja pada masa Covid 19, penelitian tersebut membuktikan bahwa kecerdasan emosional mempengaruhi secara positif terhadap <italic id="_italic-142">psychological well being</italic> remaja pada masa covid 19. Dengan artian, semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi pula <italic id="_italic-143">psychological well being</italic> remaja [38]. Penelitian lain yang mendukung, penelitian yang dilakukan oleh Indrawati mengaitkan pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-144">psychological well being</italic> pada remaja SMP Terbuka di Cirebon menunjukkan hasil nilai p=0,001 (p&lt;0,05) yang artinya kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap psychological well being [19].</p>
        <p id="_paragraph-68">Uji determinasi pada penelitian ini mendapatkan nilai R Square sebesar 0.263 atau besaran pengaruh religiusitas dan kecerdasan emosional sebesar 26,3% sedangkan 73,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor faktor <italic id="_italic-145">psychological well being</italic> lainnya yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. Dengan demikian religiusitas bisa berpengaruh terhadap <italic id="_italic-146">psychological well being</italic> apabila disertai dengan kecerdasan emosional pada remaja panti asuhan di Kecamatan Candi. Ryff menjelaskan bahwasannya <italic id="_italic-147">psychological well being </italic>dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jenis kelamin, status sosial ekonomi, kepribadian, dukungan sosial, usia, optimisme, dan religiusitas [39]. Faktor – faktor <italic id="_italic-148">psychological well being</italic> yang dikatakan oleh Ryff pernah diteliti oleh Nurhidayah, dimana penelitian tersebut menguji pengaruh dukungan sosial terhadap <italic id="_italic-149">psychological well being</italic> pada remaja dengan orang tua yang bercerai, menunjukan nilai (ρ &lt; 0.05), artinya menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan positif antara dukungan sosial terhadap <italic id="_italic-150">psychological well being</italic> [40]. Penelitian lain yang dilakukan oleh Arum dengan melibatkan variabel optimisme terhadap psychological well being pada siswa SMA menunjukkan hasil nilai t sebesar 7.313 dan nilai (ρ &lt; 0.05) artinya optimisme yang dimiliki seseorang berpengaruh terhadap <italic id="_italic-151">psychological well being</italic> yang dirasakan [41]</p>
        <p id="_paragraph-69">Hasil analisis deskriptif berdasarkan kategorisasi menunjukkan <italic id="_italic-152">psychological well being</italic> remaja panti di kecamatan Candi masuk pada kategori sedang cenderung tinggi terdiri dari remaja dari Al Muttahidin, Al Mubarak, Ar Rahman Ar Rahim, Al Firdaus, dan Al Maidah secara umum remaja yang memiliki <italic id="_italic-153">psychological well being</italic> yang tinggi akan mampu menerima keadaan dirinya, mempunyai hubungan yang hangat dengan orang lain, mandiri terhadap tekanan sosial, mampu mengontrol lingkungan eksternal, memiliki arti dalam hidup, serta mempu mengembangkan potensi dalam dirinya [2]. Sedangkan remaja dari panti Mizan amal dan Tazakka Binajah menunjukkan pada kategori sedang cenderung rendah, secara umum remaja yang memiliki <italic id="_italic-154">psychological well being</italic> cenderung rendah akan kurang mampu dalam menerima keadaan dirinya, enggan mempunyai hubungan yang hangat dengan orang lain, kurang mandiri terhadap tekanan sosial, kurang mampu mengontrol lingkungan eksternal, tidak memiliki arti dalam hidup, serta kurang mampu mengembangkan potensi dalam dirinya.</p>
        <p id="_paragraph-70">Religiusitas remaja pada panti Mizan Amal, Ar Rahman Ar Rahim, Al Firdaus, dan Al Maidah menunjukkan pada kategori sedang cenderung tinggi, secara umum remaja yang memiliki religiusitas yang tinggi akan cenderung menjalankan kewajiban agama yang paling menonjol [15] ,sedangkan remaja dari panti Al Muttahidin, Tazakka Binajah, dan Al Mubarak menunjukkan religiusitas pada kategori cenderung rendah secara umum remaja yang memiliki religiusitas yang cenderung rendah akan kurang dalam menjalankan kewajiban agama.</p>
        <p id="_paragraph-71">Kecerdasan emosional remaja pada panti Al Mubarak, Mizan Amal, Ar Rahman Ar Rahim, Al Firdaus, Al Maidah menunjukkan pada kategori sedang cenderung tinggi, secara umum remaja yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi akan memiliki mampu untuk dalam menilai, mengekspresikan, mengatur emosi dan menggunakannya secara adaptif sedangkan remaja dari panti Al Muttahidin dan Tazakka Binajah masuk dalam kategori sedang cenderung rendah, secara umum remaja yang memiliki kecerdasan emosional yang rendah akan cenderung kurang mampu dalam menilai, mengekspresikan, mengatur emosi dan menggunakannya secara adaptif [20]</p>
        <p id="_paragraph-72">Limitasi pada penelitian ini terletak pada jumlah subjek yang terbatas karena hanya difokuskan pada panti asuhan yang ada di kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo saja. Selain itu hanya memfokuskan pada dua faktor internal yaitu religisitas dan kecerdasan emosional sedangkan faktor eksternal <italic id="_italic-155">psychological well being</italic> tidak menjadi pertimbangan dalam penelitian ini.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>
        <bold id="bold-2fed8f040a6b21ab39202bb929741ff2">Simpulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-73">Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Religiusitas dan Kecerdasan Emosional secara simultan terhadap <italic id="_italic-156">Psychological Well Being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo dengan signifikansi (p <italic id="_italic-157">value</italic> &lt; 0,05). Yang berarti hipotesis mayor pada penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh religiusitas dan kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-158">psychological well being</italic>, artinya apabila religiusitas dan kecerdasan emosional seseorang tinggi maka akan berdampak pada <italic id="_italic-159">psychological well being</italic> yang tinggi pula, begitu juga sebaliknya. Religiusitas dan Kecerdasan emosional berpengaruh sebesar 26,3% sedangkan 73,7%nya dipengaruhi oleh faktor – faktor lain. Hasil analisis lain dengan uji t menunjukkan bahwa religiusitas dan <italic id="_italic-160">psychological well being</italic> mendapatkan nilai 0,406 &gt; 0,05 dengan artian hipotesis minor satu ditolak yaitu tidak ada pengaruh signifikan religiusitas terhadap <italic id="_italic-161">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi. Sedangkan uji t kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-162">psychological well being</italic> mendapatkan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 dengan artian hipotesis minor dua diterima yaitu terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap <italic id="_italic-163">psychological well being</italic> pada remaja panti asuhan di kecamatan Candi.</p>
      <p id="_paragraph-74">Dari hasil penelitian ini diharapakan agar pihak pengasuh panti asuhan tidak hanya menekankan pada aktivitas keagamaann saja, namun juga perlu untuk mengembangkan program pelatihan dan melatih kecerdasan emosional untuk remaja yang tinggal di panti asuhan untuk mencapai <italic id="_italic-164">psychological well being</italic> yang baik.</p>
      <p id="_paragraph-75">
        <bold id="bold-2702e6e8a08bfaa858c781a4553547cc">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-76">Peneliti mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala berkat, rahmat, dan karunia-Nya yang telah memberikan ilmu pengetahuan, pengalaman, kekuatan, kesabaran, dan kesempatan sehingga penelitian ini dapat diselesaikan. Dalam proses penulisan penelitian ini, peneliti telah menerima banyak bantuan waktu, tenaga, dan pikiran dari berbagai pihak. Sehubungan dengan itu, pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan terima kepada pengurus panti asuhan dan remaja panti asuhan Mizan Amal, Al Mubarak, Ar Rahman Ar Rahim, Al Muttahidin, Al Firdaus, Tazakka Binajah, dan Al Maidah yang telah meluangkan waktunya untuk berkontribusi sebagai responden dalam penelitian ini.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>